Jakarta: Pemerintah bakal menggelontorkan anggaran Rp100,1 triliun untuk pemulihan pascabencana Sumatra. Anggaran tersebut akan dibagi untuk tiga tahun, dari 2026-2028.
Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai rapat Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana Sumatra Bersama DPR RI. Rapat digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Baca Juga :
Dasco Pimpin Rapat Satgas Bencana Sumatra di DPR, Bahas Kondisi Terkini"Alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah, dan tadi kami sudah laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Profesor Sufmi Dasco Ahmad, alhamdulillah juga didukung, itu nilainya sebanyak Rp100,166 triliun selama tiga tahun," kata Tito dalam konferensi pers.
Rapat Satgas Pemulihan Bencana Sumatra di DPR RI. Foto: dok. MI.
Tito merinci, untuk anggaran pemulihan pascabencana Sumatra tahun 2026 totalnya Rp38,9 triliun; tahun 2027 sebanyak 32,9 triliun; dan di tahun 2028 totalnya 28,2 triliun. Anggaran tersebut untuk membiayai 11.512 program kegiatan.
"Inilah kira-kira anggarannya, dan itu sudah dibagi-bagi. Dibagi-bagi ke kementerian/lembaga," kata Tito.
Mantan Kapolri itu menjelaskan, anggaran terbesar akan digunakan untuk infrastruktur, totalnya mencapai Rp69 triliun untuk tiga tahun. Adapun di tahun 2026 ini yang akan digelontorkan sebesar Rp22 triliun.




