REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Epon Salhasik (77 tahun) calon jamaah haji asal Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat tersenyum bahagia karena akhirnya berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Rabu (13/5/2026). Ia masuk kloter KJT 29 yang akan diterbangkan menuju Tanah Suci Makkah dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.
Baca Juga
Mayoritas Calon Jamaah Haji Kabupaten Bandung Berusia Lanjut dan Perempuan
Modus Wisata ke Luar Negeri, Tiga Calon Jemaah Haji Ilegal Dicegah Berangkat dari YIA
Menhaj: Jangan Tergiur Iming-iming Haji tanpa Antre Kalau tak Mau Ditangkap Polisi Saudi
Meski harus menggunakan kursi roda, ia begitu antusias untuk menunaikan ibadah haji. Semangatnya naik dua kali lipat karena calon haji yang masuk kategori lanjut usia alias lansia itu berangkat bersama suaminya Arom (86 tahun). Mereka bersama puluhan calon jamaah haji lainnya asal Bandung Barat lainnya dilepas Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dari halaman Ash-Shiddiq, Ngamprah. Para calon jamaah haji termasuk Epon dan suaminya terlebih dahulu singgah di Embarkasi Haji Indramayu sebelum diterbangkan ke Tanah Suci pada Rabu (13/5/2026). Meski tidak segagah dulu, ia pun harus menggunakan kursi roda dibantu petugas haji saat berjalan menuju bus. .rec-desc {padding: 7px !important;} "Iya pastinya semangat akhirnya mau berangkat haji bareng sama suami, sudah siap," ujar Epon. Untuk bisa naik haji, Epon dan suaminya harus menunggu hingga 11 tahun. Perjuangan untuk bertamu ke rumah Allah SWT tentunya begitu panjang. Hasil bertani teh dan cengkih suaminya Epon kumpulkan sedikit demi sedikit untuk mewujudkan mimpinya berangkat haji. "Iya nabung sedikit demi sedikit dari hasil tani, Alhamdulillah kekumpul buat berangkat haji," ucap Epon.