Pengumuman MSCI Tak Terlalu Pengaruhi IHSG, Investor Dinilai Sudah Antisipasi

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah hanya 1,9 persen ke level 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5), meski beberapa saham didepak dari MSCI Global Standard Index. Hal ini karena investor dinilai sudah mengantisipasi sentimen tersebut.

Analis sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai kondisi tersebut menarik lantaran IHSG tak sampai trading halt imbas pengumuman tersebut.

“Namun menariknya, tekanan pasar kali ini relatif lebih terkendali dibanding episode sebelumnya yang sempat memicu trading halt,” kata Hendra kepada kumparan pada Rabu (13/5).

“Hal tersebut menunjukkan pelaku pasar sebenarnya sudah mulai mengantisipasi potensi keluarnya saham-saham tersebut sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah MSCI sebelumnya memberi sinyal pembekuan penyesuaian foreign inclusion factor untuk saham Indonesia. Dengan kata lain, sebagian besar pelaku pasar sudah melakukan repricing lebih awal sehingga efek kejutnya tidak sebesar sebelumnya,” lanjutnya.

Secara teknikal, Hendra menjelaskan keluarnya enam emiten dari MSCI memang berpotensi memicu arus keluar dana asing pasif. Hal ini karena banyak fund manager global wajib menyesuaikan portofolionya mengikuti komposisi indeks MSCI.

Namun tekanan forced selling tersebut menurutnya sifatnya lebih mengarah ke jangka pendek dan biasanya terjadi mendekati effective date pada akhir Mei.

“Setelah fase penyesuaian selesai, pasar umumnya mulai kembali mencari keseimbangan baru. Karena itu, pelemahan tajam hari ini belum tentu menjadi awal tren bearish panjang, tetapi lebih mencerminkan proses normalisasi valuasi dan penyesuaian bobot asing,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, IHSG yang melemah mendekati 2 persen hari ini menandakan tekanan tidak sepenuhnya berasal dari MSCI semata. Faktor eksternal justru masih sangat dominan mempengaruhi psikologi pasar global maupun domestik.

“Kekhawatiran investor saat ini meningkat setelah rupiah kembali tertekan mendekati level Rp 17.500 per dolar AS, sementara harga minyak dunia melonjak menuju area USDD 100 per barel akibat tensi geopolitik global yang meningkat. Kombinasi kedua faktor ini memunculkan kekhawatiran terhadap pelebaran defisit transaksi berjalan dan tekanan fiskal Indonesia ke depan,” ujarnya.

Ia memproyeksi IHSG masih berpeluang mengalami tekanan dan menguji area psikologis 6.700 sampai 6.585. Namun, jika tensi geopolitik mulai mereda, harga minyak kembali stabil, dan tekanan MSCI selesai setelah rebalancing akhir Mei, maka peluang rebound tetap terbuka.

“Investor saat ini cenderung menunggu kepastian arah rupiah, pergerakan harga komoditas energi, dan stabilitas aliran dana asing sebelum kembali agresif masuk ke pasar saham Indonesia,” kata Hendra.

Selaras, analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menjelaskan memang pengumuman MSCI yang mendepak beberapa saham dari indeks kali ini berbeda dibanding pengumuman-pengumuman sebelumnya.

“Ya kalau bicara pengumuman MSCI saat ini bila dibandingkan dengan yang lalu tentu berbeda, dimana pada awal pengumuman lalu merupakan ‘kejutan’ bagi para investor sehingga menimbulkan kepanikan tersendiri bagi para investor Indonesia, terlebih terdapat risiko akan masuk ke frontier market,” ujarnya.

Sementara untuk perdagangan selanjutnya, dari sisi teknikal, Herditya memperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 6.644-6.711.

Selain karena MSCI, Herditya menyebut koreksi IHSG hari ini terjadi antara lain karena rilis data inflasi AS yang masih tinggi di angka 3,8 persen yoy.

"Ini akan membuat suku bunga The Fed akan cenderung higher for longer dan memanasnya kondisi geopolitik AS-Iran mengenai gencatan senjata," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zulhas Pastikan Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Ton Jagung Subsidi untuk Peternak Ayam
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wall Street Ditutup Beragam, Inflasi dan Konflik Iran Tekan Nasdaq
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Teddy Setahun Menjabat Seskab, Harta Kekayaan Langsung Naik Rp 4,7 Miliar
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Pemprov DKI Siapkan Langkah Strategis Agar Pelaksanaan Kurban Optimal
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Dapat Laporan Temuan Ada Uang Nganggur Rp39 Triliun 
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.