Komisi X DPR RI Sebut BPS Bali Jadi Contoh Pemanfaatan Data Statistik untuk Pembangunan

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Komisi X DPR RI menilai Badan Pusat Statistik Provinsi Bali berhasil menunjukkan praktik baik dalam pemanfaatan data statistik untuk mendukung pembangunan daerah di Bali.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian, usai kunjungan kerja spesifik ke kantor BPS Provinsi Bali di Denpasar, Rabu, 13 Mei 2026.

Sinergi Pemda dan BPS Dinilai Efektif

Menurut Lalu Hadrian, koordinasi antara BPS dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten dan kota di Bali telah terbangun dengan sangat baik.

Ia mengatakan data statistik yang dihasilkan BPS tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Kerja-kerja statistik dilakukan oleh BPS, datanya diolah, hasilnya dimanfaatkan dan digunakan untuk kepentingan pembangunan di Provinsi Bali,” kata Lalu Hadrian.

Pemanfaatan data tersebut dilakukan untuk mendukung perencanaan program jangka pendek hingga pembangunan jangka panjang di daerah.

Komisi X DPR RI menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BPS di Bali dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam membangun kebijakan berbasis data.

Capaian Publikasi Statistik Capai 102,58 Persen

Selain menyoroti sinergi antarlembaga, Komisi X DPR RI juga mengapresiasi capaian kinerja publikasi statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Bali yang menunjukkan tren positif.

Berdasarkan paparan BPS Bali, persentase publikasi atau laporan statistik berkualitas mencapai 100 persen pada 2023 dan 2024.

Pada 2025, capaian publikasi statistik berkualitas meningkat menjadi 102,58 persen.

Menurut Lalu Hadrian, capaian tersebut menunjukkan komitmen BPS Bali dalam menghadirkan data statistik yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Komisi X DPR RI berharap seluruh daerah di Indonesia dapat memperkuat kolaborasi dengan BPS agar data yang digunakan pemerintah benar-benar akurat dan terintegrasi.

Dengan data yang akurat dan terintegrasi, program pembangunan diharapkan berjalan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cekcok Utang Pinjol, Satpam di Surabaya Nekat Bunuh Rekan Kerja
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 21 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Dishub DKI Larang Pemilik Usaha di Blok M Sediakan Jukir Khusus untuk Pelanggan
• 47 menit lalukompas.com
thumb
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
• 5 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.