Keteladanan KH Ali Maksum, Sosok Egaliter dan Pemaaf

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di lingkungan pesantren, figur kiai begitu sentral, terutama dalam membina akhlak para santri. Pembinaan itu kadang kala dilakukan dengan penuh disiplin sehingga menjadikan mereka “takut.”

Namun, tidak semua kiai tampil dengan citra “angker". KH Ali Maksum adalah contohnya. Tokoh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta ini dipandang penuh sayang dan respek oleh para santrinya yang berjumlah ribuan orang. Baik di dalam maupun luar lingkungan pesantren, sang alim tidak pernah membeda-bedakan status sosial siapa pun; mulai dari penarik becak hingga pejabat.

Baca Juga
  • Kunjungan Kongres RRT ke DPRD Jabar Buka Peluang Kolaborasi Strategis
  • Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara, Hal yang Memberatkan Ganggu Pemerataan Pendidikan Anak
  • Kisah Khalifah Umar Menolak Diberi Hadiah

Kiai Ali Maksum selalu ramah dan hangat terhadap orang-orang. Malahan, ia lebih suka dipanggil dengan sebutan “Pak”—bukan “Kiai”, “Mbah”, atau julukan lainnya yang menandakan strata tinggi. Hal itu menandakan kecenderungannya yang egalitarian.

Kiai Ali selalu mengutamakan pendekatan dialog serta menyampaikan nasihat secara tulus melalui tutur kata yang baik. Tidak pernah sekalipun ia menyinggung perasaan lawan bicara. Kepada mereka yang membutuhkan pertolongan, ulama kelahiran Lasem, Jawa Tengah, ini selalu siap membantu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mengutip artikel Munawir Aziz yang dimuat situs Nahdlatul Ulama Cabang Klaten, KH Ahmad Mustofa Bisri adalah seorang yang pernah nyantri pada KH Ali Maksum. Sosok yang akrab disapa Gus Mus itu mengungkapkan betapa dermawan gurunya tersebut.

“Hanya di Pesantren Krapyak ini, santri (yang) kehabisan uang malah pinjam (kepada) kiainya. Dulu, di setiap sudut pesantren dipasangi speaker timbal balik. Ketika Pak Ali ngendikan (bicara), bisa didengar santri dan begitu pun sebaliknya. Jadi, Pak Ali itu tahu semua polah tingkah santri-santri,” katanya.

“Jika ada santri yang malu-malu pinjam sama Pak Ali, santri itu bicara di dekat speaker. Bilang kalau enggak punya uang. Masya Allah, Pak Ali mendengar keluhan santri tersebut (dan) langsung meminjaminya,” demikian kesaksian Gus Mus dalam kesempatan Haul ke-25 KH Ali Maksum di Krapyak, dilansir Nahdlatul Ulama Cabang Klaten.

Cerita lainnya cukup legendaris karena menunjukkan betapa mulia akhlak sang kiai. Suatu ketika, ada dua orang santri usil yang kedapatan mencuri kelapa milik KH Ali Maksum. Mereka menjalankan aksi pada malam hari yang sepi. Satu orang naik ke atas pohon, sedangkan seorang lainnya berjaga-jaga di bawah.

Tanpa disadarinya, Kiai Ali muncul dan kemudian berjalan mendekat. Remaja yang ada di bawah pohon kaget bukan kepalang. Dia pun lari tunggang langgang sebelum didatangi pak kiai. Senter yang dimilikinya terjatuh.

KH Ali Maksum - (Nahdlatul Ulama)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CCTV Tak Mampu Membayar Biaya Penyiaran Piala Dunia 2026, Warganet Menganalisis Kebenaran di Baliknya 
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda Jember
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi dari Dalam Lapas Cibinong
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Ibu Hamil Ditandu 7 Jam karena Jalan Rusak di Tapsel, Ini Respons Bobby
• 13 jam laludetik.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 10 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.