MANILA, KOMPAS.TV - Rentetan tembakan dilaporkan terdengar dari Gedung Senat Filipina di Pasay, Metro Manila, Filipina, Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat.
Tembakan terjadi saat polisi berupaya menangkap seorang senator yang menjadi buron Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Pihak yang mulai melepaskan tembakan dalam operasi penangkapan tersebut belum diketahui. Pihak berwenang juga belum menyampaikan informasi apakah ada korban luka dalam insiden tersebut.
Senator yang menjadi buron, Ronald dela Rosa, dilaporkan dilindungi rekan-rekan sesama anggota Senat Filipina saat petugas kepolisian berupaya menangkapnya.
Dela Rosa menjadi buron ICC atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan selama bertugas sebagai kepala polisi pada masa pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte.
Baca Juga: Usai Hadiri KKT ke-48 ASEAN di Filipina, Prabowo Langsung Kunker ke Miangas
ICC menuduh Dela Rosa bertanggung jawab atas pembunuhan setidaknya 32 orang antara Juli 2016-April 2018. Serangkaian pembunuhan tersebut terjadi ketika operasi pemberantasan narkoba dilancarkan pemerintahan Duterte.
Presiden Senat Filipina Alan Cayetano mengonfirmasi serangkaian tembakan terjadi saat operasi penangkapan polisi. Namun, Cayetano tidak memberi keterangan lebih lanjut kepada wartawan.
"Emosi sangat tinggi di sini. Ini adalah Senat Filipina dan kami diduga sedang diserang," kata Cayetano, dikutip Associated Press.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Associated Press
- senat filipina
- filipina
- senator buron icc
- rodrigo duterte
- Ronald dela Rosa
- senator filipina





