Jember, VIVA – Jagat media sosial kembali dibuat heboh setelah video seorang anggota DPRD Jember diduga bermain game sambil merokok saat rapat pembahasan stunting viral di internet.
- vstory
Aksi tersebut langsung menuai kritik keras dari warganet karena dinilai tidak menunjukkan sikap serius dalam membahas persoalan penting yang menyangkut kesehatan masyarakat.
Video yang beredar memperlihatkan seorang pria yang disebut sebagai anggota dewan tampak santai memainkan ponsel ketika rapat berlangsung. Dalam rekaman itu juga terlihat ia merokok di ruang rapat sambil sesekali memperhatikan jalannya diskusi.
Yang membuat publik semakin geram, rapat tersebut diketahui membahas isu stunting, salah satu persoalan serius yang menjadi perhatian pemerintah di berbagai daerah. Stunting sendiri berkaitan dengan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis dan berdampak langsung terhadap kualitas generasi masa depan.
Karena itu, banyak masyarakat menilai pembahasan mengenai stunting seharusnya dilakukan dengan penuh perhatian dan keseriusan. Sikap santai yang terlihat dalam video dianggap mencederai kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.
Netizen Minta Diberi Sanksi Tegas
Setelah video viral, kolom komentar media sosial langsung dipenuhi kritik tajam dari warganet. Banyak yang mengecam perilaku anggota dewan tersebut karena dianggap tidak profesional dan tidak menghormati forum resmi pemerintahan.
Sebagian netizen bahkan meminta partai maupun lembaga DPRD memberikan sanksi tegas. Kalimat seperti “pecat langsung”, “tidak layak jadi wakil rakyat”, hingga “rapat cuma formalitas” ramai bermunculan di media sosial.
"Pecat langsung saja, sangat memalukan sebagai perwakilan rakyat daerah," tulis komentar warganet dalam unggahan media sosial yang membahas kasus ini.
"Pak kalau bosen menjadi wakil rakyat mending resign aja, jangan main-main," timpal warganet lainnya.
- Pixabay
Polemik ini juga mengingatkan bahwa persoalan stunting masih menjadi agenda penting pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah terus mendorong berbagai program percepatan penurunan angka stunting melalui edukasi gizi, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga perbaikan sanitasi.
Karena itu, masyarakat berharap pembahasan terkait isu tersebut dilakukan secara serius oleh seluruh pemangku kebijakan, termasuk anggota DPRD di daerah. Hingga kini, video viral tersebut masih ramai diperbincangkan publik di berbagai platform media sosial.





