BTN Syariah Salurkan KPR Subsidi Rp2,7 Triliun per April 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Entitas spin off unit syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) mencatatkan performa penyaluran KPR Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 16.523 unit per April 2026. Realisasi tersebut setara dengan total plafon pembiayaan senilai Rp2,7 triliun.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan kinerja kuat per April 2026 tersebut didorong program perumahan rakyat. Sebelumnya pada 2025 realisasi KPR subsidi sebesar 59.463 unit, tahun ini BSN menargetkan sebanyak 73.700 unit. 

"Kami akan meningkatkan realisasi kinerja realisasi KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah setiap tahunnya untuk mendukung Program 3 Juta Rumah," ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Lebih lanjut, pencapaian Bank BSN hingga akhir April 2026 menempatkan perseroan pada posisi kedua secara nasional dengan pangsa pasar perumahan KPR Subsidi sebesar 23,4%. 

Adapun segmen perbankan syariah, Bank BSN menempati posisi pertama dan menguasai pangsa pasar KPR Subsidi Syariah mencapai 84% atau setara 16.523 unit.

"Kami menargetkan penyaluran KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti," imbuh Alex.

Baca Juga

  • Ada Skema Cicilan KPR 40 Tahun, REI: Risiko Gagal Bayar Kecil
  • Prabowo Minta Tenor Cicilan KPR 40 Tahun untuk Pekerja Swasta
  • Target KPR Subsidi 73.700 Unit, BSN Gandeng REI

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjalankan program pro Rakyat, saat ini tengah dilakukan simulasi opsi tenor panjang hingga 40 tahun.

Opsi ini ditujukan terutama bagi pekerja muda seperti PNS, TNI, dan Polri yang baru memulai karier. Sosialisasi ke sektor perbankan terkait skema ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti," ungkap Menteri yang akrab disapa Ara tersebut.

Guna mengejar target akhir tahun dan mendukung program strategis pemerintah, Bank BSN didorong melalui Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar. 

Proses KUR Perumahan ini akan dijalankan sepenuhnya oleh Bank BSN dengan persiapan yang sudah matang dan diproyeksikan mulai berjalan paling lama dua bulan ke depan setelah mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, Bank BSN juga bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi sesuai aturan terbaru. Proyek mercusuar yang akan digarap adalah rencana pengembangan Kota Baru di Kabupaten Tangerang menggunakan lahan dari Kementerian Hukum seluas 3 hingga 4 hektar.

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," tambah Alex.

Kota Baru tersebut nantinya akan menjadi contoh kawasan terpadu mencakup fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, hingga olahraga bagi MBR dan menengah tanggung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Cuaca, Sebagian Jabodetabek Hujan saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
• 16 menit laluokezone.com
thumb
Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir, Koper di Pesawat Bisa Diambil Langsung di Hotel
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Sinopsis Drama China A Splendid Match, Kisah Ren Min yang Terjebak Cinta di Antara Dua Pria Berpengaruh
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Diambang Perceraian, Istri Bongkar Perselingkuhan Dede Sunandar
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pengganti Adies Kadir di DPR, Adela Kanasya Diperkirakan Bakal Terus Disorot Publik
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.