Nutri-Level Diperluas, Kemenkes Pacu Gaya Hidup Sehat Nasional

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah mempercepat transformasi gaya hidup sehat melalui penguatan kebijakan pelabelan nutrisi Nutri-Level.

Program yang diinisiasi Kementerian Kesehatan RI ini menggandeng sektor swasta dan pendidikan untuk memperluas edukasi konsumsi sehat di ruang publik.

Kolaborasi melibatkan Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan, serta PT Siloam International Hospitals Tbk sebagai bagian dari strategi menekan lonjakan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia.

BACA JUGA:Kadin dan KLH Perkuat Kolaborasi Green Jobs, Dukung Industrialisasi Hijau di Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai, tantangan kesehatan saat ini bukan hanya pada layanan medis, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat dalam memilih konsumsi harian.

Ia menekankan pentingnya transparansi informasi nutrisi agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih sehat.

Pemerintah menargetkan peningkatan angka harapan hidup dari 72 menjadi 76 tahun. Selain itu, usia hidup sehat juga diharapkan naik dari 60 menjadi 65 tahun.

"Target tersebut dinilai realistis jika intervensi preventif seperti Nutri-Level dijalankan secara masif dan konsisten,"ujar Budi, di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026

Berdasarkan data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), penyakit seperti stroke, jantung, dan hipertensi masih menjadi penyebab kematian tertinggi.

BACA JUGA:Santer Isu Juri Lomba Cerdas Cermat LCC MPR Berpihak ke Peserta, Sekjen Bilang Begini

Tingginya angka tersebut menunjukkan perlunya pendekatan baru yang lebih sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Nutri-Level hadir dengan sistem label A hingga D yang menunjukkan kadar gula, garam, dan lemak (GGL) pada minuman siap saji.

Skema ini dirancang agar konsumen dapat langsung mengenali tingkat kesehatan produk tanpa harus membaca informasi yang kompleks.

Sebagai langkah awal, pelabelan telah diterapkan di gerai Fore Coffee dan Xing Fu Tang di Lippo Mall Nusantara.

Sementara itu, Presiden UPH, Stephanie Riady, menyebut sosialisasi akan diperluas melalui jaringan lebih dari 70 mal di 18 provinsi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cek Fakta: Benarkah Trump Kena Stroke karena Kalah Strategi di Perang Iran?
• 1 jam laludetik.com
thumb
Kenaikan Isa Al Masih dengan Kenaikan Yesus Kristus Sama Atau Beda? Simak Sejarah dan Maknanya
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Reaksi Nadiem Makarim Soal Tuntutan Jaksa: Saya Bingung, Kenapa Lebih Besar Daripada Teroris?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Fosil Misterius 890 Juta Tahun Bikin Ilmuwan Heboh
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Viral Seorang Pelatih Kebugaran Wanita Selamatkan Domba dari Lumpur dengan Tangan Kosong
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.