UEA Bantah Klaim Kantor Netanyahu, Tegaskan tak Ada Hubungan Rahasia dengan Israel

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Uni Emirat Arab membantah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa pemimpin Zionis itu diam-diam mengunjungi negara Teluk tersebut selama perang AS-Israel melawan Iran.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri menolak laporan tentang kunjungan Netanyahu ke UEA atau penerimaan delegasi militer Israel di wilayah Emirat.

Baca Juga
  • Nadiem tak Menyesal Terima Jabatan Sebagai Menteri
  • Nadiem Ungkap Kesalahan Logika Jaksa: Kenaikan Harta Rp 4,87 Bukan Hasil Korupsi, Tapi IPO GoTo
  • Bagaimana Kabar BoP yang Katanya Bakal Membangun Gaza?

Kementerian menekankan bahwa hubungan antara UEA dan Israel bersifat terbuka untuk publik dan diketahui dalam kerangka Perjanjian Abraham. Hubungan itu tidak didasarkan pada kerahasiaan atau pengaturan secara tersembunyi.

"Klaim apa pun mengenai kunjungan yang tidak diumumkan adalah tidak berdasar kecuali diumumkan oleh otoritas resmi Emirat," demikian dalam keterangannya. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kantor Netanyahu mengeklaim kunjungan rahasia itu terjadi selama Operasi "Lion's Roar" dan menghasilkan terobosan bersejarah dalam hubungan keduanya.

Pengumuman ini menurut laporan TRT disampaikan menyusul komentar duta besar AS Mike Huckabee, yang mengatakan Israel telah mengerahkan sistem Iron Dome ke UEA selama perang meleawan Iran.

Teheran menargetkan UEA lebih dari negara lain mana pun selama konflik di kawasan Teluk yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada bulan Februari. Meskipun gencatan senjata bulan lalu, UEA melaporkan beberapa serangan rudal dan drone dari Iran.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadiem Peluk Cium Ortu dan Istri Usai Dituntut 18 Tahun Penjara
• 22 jam laludetik.com
thumb
Jelang Armuzna, Jemaah Diimbau Bijak Atur dan Jaga Kondisi Tubuh
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Awas Macet! Pembangunan Flyover Latumenten Jakbar Dimulai, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Mendag Sebut Impor Nafta dari AS Sampai Bulan Ini
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
LRT Manggarai Dikebut, DPRD DKI Minta Parkir Tarif Flat untuk Warga
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.