Soal Papua, Akademisi: Harus Berimbang agar Publik Tak Keliru

okezone.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Ketua Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PusDeK) UIN Mataram, Kadri, mengatakan, pembahasan mengenai Papua harus dilakukan secara objektif dan tidak berat sebelah. Berbagai persoalan yang berkembang di Papua perlu disampaikan secara utuh agar publik memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.

Papua merupakan bagian dari Indonesia yang harus mendapatkan perhatian sebagaimana daerah lainnya. Karena itu, setiap pihak yang berupaya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi Papua layak mendapatkan apresiasi.

“Saya melihat Papua itu seperti daerah lain meskipun ada afirmatif. Kalau daerah lain diperhatikan, maka Papua juga harus begitu. Papua juga Indonesia. Siapa pun yang memberikan kontribusi untuk mendorong perhatian terhadap Papua, maka itu harus diapresiasi,” kata Kadri dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :
RI Perkuat Infrastruktur Digital di Papua Pegunungan 

Dalam pandangannya, penyampaian informasi terkait Papua tidak seharusnya hanya menonjolkan satu sisi tertentu. Menurutnya, publik juga perlu mengetahui berbagai perkembangan positif yang telah terjadi di Papua, selain persoalan yang masih menjadi tantangan bersama.

“Hanya saja memang harus ada keberimbangan fakta. Fakta tentang Papua, misalnya mana yang sudah baik dan mana yang belum baik. Semua itu harus diungkap untuk memastikan bahwa tidak ada yang disembunyikan di Papua,” tuturnya.

Ia menilai keseimbangan informasi sangat penting agar masyarakat tidak menerima gambaran yang keliru mengenai Papua. Capaian pembangunan perlu diakui, namun persoalan sosial, pembangunan, hingga stabilitas keamanan juga tetap harus menjadi perhatian.

Baca Juga :
Puluhan Orang Tewas di Papua, Pigai: Perlu Keputusan Politik Tingkat Tinggi Akhiri Konflik!

Penyampaian fakta seharusnya tidak berhenti pada kritik semata. Ia berharap setiap persoalan yang diungkap turut dibarengi dengan solusi yang dapat membantu memperbaiki kondisi masyarakat Papua.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kaya Sumber Daya Gas Alam, Madura Dinilai Layak Jadi Pusat Ekosistem CNG
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tembakan Pecah di Senat Filipina, Marcos Jr. Gelar Rapat Darurat
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jangan Abaikan BAB! Perubahan Feses Bisa Jadi Tanda Kanker Usus Besar
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Kiper Terbaik BRI Super League 2025/2026 Versi Bola.com: yang Lokal yang Menonjol
• 10 jam lalubola.com
thumb
Pertama di Dunia! China Terbitkan "KTP" Buat Robot Manusia
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.