Pertama di Dunia! China Terbitkan "KTP" Buat Robot Manusia

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Robot humanoid Sophia tampil selama latihan bersama Orkestra Simfoni Universitas Baptis Hong Kong (HKBU) menjelang Konser Gala Tahunan 2026, di Hong Kong, Tiongkok, 29 April 2026. (REUTERS/Tyrone Siu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Teknologi di dunia semakin berkembang, inovasi terbaru datang dari China, tepatnya Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei. Mereka menerapkan pemberian "KTP" khusus bagi robot humanoid.

Inovasi perdana di dunia itu ditujukan untuk menjamin penelusuran penuh dan akuntabilitas operasional. Selain itu, nomor identitas khusus pada robot humanoid juga bertujuan untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot selama masa pakai guna memitigasi risiko serta menentukan tanggung jawab hukum jika terjadi malfungsi.

Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center Liu Chuanhou menjelaskan bahwa nomor unik tersebut terdiri dari 29 karakter angka dan huruf Inggris yang mengidentifikasi kebangsaan merek hingga nomor seri produk. Ia menyebut identitas digital tersebut mencakup informasi kunci mulai dari pabrikan, parameter perangkat keras, tingkat kecerdasan, hingga catatan pemeliharaan peralatan secara real-time.


"Jika robot rusak, kita dapat memeriksa log operasional dan catatan pemeliharaannya melalui ID uniknya untuk menemukan lokasi malfungsi, menentukan kewajiban, dan melakukan pemeliharaan yang efisien," ujarnya dilansir China Daily, dikutip Kamis (14/5/2026).

Identitas digital itu memungkinkan pemantauan terhadap keausan komponen, status baterai, hingga akurasi operasional robot yang dapat diakses kapan saja melalui platform manajemen khusus. Selain untuk pengawasan, sistem itu memudahkan pengguna baru untuk memverifikasi performa robot tanpa harus melakukan pengujian berulang yang memakan waktu.

"Dalam kasus yang melibatkan insiden keselamatan atau potensi bahaya data, nomor ID dapat mendukung ketertelusuran cepat dan konfirmasi tanggung jawab, membantu mencegah risiko seperti penyalahgunaan teknologi dan kebocoran informasi," lanjutnya.

Di sisi lain, sejumlah produsen robot humanoid terkemuka di China, seperti Maxnova, telah menyelesaikan proses pengkodean dan pengarsipan untuk produk unggulan mereka. Kebijakan standarisasi ini dinilai membantu pelaku industri dalam memenuhi kepatuhan regulasi sekaligus menekan biaya operasional dan pemeliharaan produk di pasar skala besar.

Business Director Maxnova Liu Jieni mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam inisiatif ini memperkuat daya saing inti dan pengaruh merek perusahaan di industri global.

"Mengambil bagian dalam inisiatif ini tidak hanya membantu kami mengatasi kesenjangan kepatuhan dan mengurangi biaya operasi dan pemeliharaan, tetapi juga mempromosikan perluasan pasar produk kami dalam skala besar," ungkapnya.

China saat ini memimpin industri robot humanoid global dengan menguasai sekitar 84,7% dari total pengiriman dunia atau sebanyak 14.400 unit pada tahun 2025. Melalui penerapan nomor identitas unik, pemerintah setempat berupaya memperkuat pondasi kelembagaan bagi pengembangan teknologi cerdas yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari dengan standar keamanan yang tinggi.


(hoi/hoi) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi ungkap WNA China produksi 824 buah etomidate siap edar
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Lalu Lintas Normal, Contraflow KM 55-65 Tol Japek Dihentikan
• 7 jam laluokezone.com
thumb
GP Ansor Canangkan 2026 Tahun Transformasi SDM
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Video: QRIS Makin Mendunia, Biaya dan Gejolak Nilai Tukar Jadi Tantangan
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jangan Abaikan BAB! Perubahan Feses Bisa Jadi Tanda Kanker Usus Besar
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.