Parkir Blok M Tak Boleh Cash, Warga Diminta Lapor Jika Dipungut Dua Kali

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembayaran parkir di kawasan Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini sudah tidak boleh menggunakan uang tunai atau cash.

Warga juga diminta melapor apabila menemukan pungutan parkir dua kali atau pembayaran di luar tarif resmi.

Kepala Unit Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Massdes Arouffy, menegaskan sistem pembayaran parkir di kawasan tersebut seharusnya sudah sepenuhnya menggunakan metode non-tunai.

“Seharusnya dengan sistem kami ambil alih, saya mulai terapkan benar-benar jangan ditawarin pertanyaan mau cash apa enggak, sudah pastikan saja non-tunai,” kata Massdes saat dihubungi, Rabu (13/5/2026).

Massdes menjelaskan, pengunjung dapat membayar parkir menggunakan kartu uang elektronik maupun aplikasi dompet digital atau e-wallet.

Saat ini, Unit Pengelola (UP) Parkir juga tengah mempertimbangkan penyediaan penjualan kartu uang elektronik di pintu keluar parkir agar memudahkan pengunjung

Baca juga: Bayar Parkir Blok M Resmi Nontunai, Pengunjung Diminta Laporkan Petugas yang Terima Cash

Tidak Boleh Ada Pungutan Ganda

Ketua Satuan Pelaksana Parkir Jakarta Selatan, Damanik, meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan permintaan pembayaran parkir dua kali.

“Jika ada permintaan uang parkir dua kali, segera laporkan kepada petugas di sekitar dan jangan memberikan uang tambahan di luar tarif parkir resmi,” kata Damanik, Rabu, dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.

Sementara itu, meski pembayaran tunai sudah tidak diperbolehkan, saat Kompas.com mendatangi lokasi pada Rabu pagi, petugas di pintu keluar parkir masih menawarkan opsi pembayaran cash kepada pengunjung.

“Pembayaran cash atau kartu?” tanya petugas kepada Kompas.com.

Saat ditanya kembali apakah pembayaran tunai masih bisa dilakukan, petugas menjawab, “Masih.”

Padahal, spanduk informasi mengenai pembayaran non-tunai telah terpasang di kawasan tersebut sejak dua bulan lalu.

Baca juga: Terkuak Fakta Baru Parkir Blok M Square, Izin Mati tapi Bisnis Tetap Jalan

Dishub Ambil Alih Pengelolaan Parkir

Dishub DKI Jakarta sebelumnya mengambil alih sementara pengelolaan parkir di Blok M Square setelah operator parkir sebelumnya diketahui sudah tidak memiliki izin operasional sejak 2023.

Langkah tersebut dilakukan setelah enam gerbang parkir di kawasan Blok M disegel Dishub bersama Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta pada Senin (11/5/2026).

Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, mengatakan pihaknya menemukan dugaan pungutan liar yang dilakukan operator parkir Best Parking selama tiga tahun terakhir.

Menurut dia, kawasan Blok M diperkirakan memiliki potensi pendapatan parkir hingga Rp 100 juta per hari.

Namun, retribusi yang disetorkan kepada pemerintah daerah disebut tidak mencapai 60 persen dari total pendapatan tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Potensi pendapatan di sini itu lebih dari 3 miliar per bulan. Artinya dalam satu hari itu bisa mencapai 100 jutaan,” ujar Ahmad Lukman Jupiter.

(Reporter: Hanifah Salsabila)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Intimidasi Turis China di Terminal Bayuangga Probolinggo, Sopir Angkutan Akhirnya Minta Maaf ke Polisi
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
Kejati NTB Tegaskan 3 Legislator yang Terjerat Kasus Gratifikasi tapi Tak Ditahan Tetap Terdakwa
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Idul Adha, warga Jakbar diimbau terapkan eco kurban
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Gencarkan Patroli Malam
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Pakai Helikopter ke Cianjur untuk Lantik KPPS, KPU Dianggap Langgar Kode Etik
• 1 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.