Mobil Korea Belum Menyerah di Indonesia

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Persaingan industri otomotif nasional sepanjang 2026 semakin ramai dengan hadirnya berbagai merek baru. Namun di tengah dominasi Jepang dan agresivitas mobil China, merek asal Korea Selatan masih berusaha menjaga pasar mereka di Indonesia.

Dilihat VIVA Otomotif dari data retail sales Gaikindo, Kamis 14 Mei 2026, sepanjang Januari hingga April 2026 Hyundai masih menjadi merek mobil Korea terlaris di pasar nasional. Penjualannya tercatat 1.403 unit pada Januari, naik menjadi 1.734 unit Februari, lalu 1.687 unit Maret, dan 1.450 unit April.

Baca Juga :
Apa Kabar Mobil Honda di Indonesia?
Pembeli Mobil Kredit Disebut Paling Rentan Saat Rupiah Melemah

Meski masih memimpin, penjualan Hyundai terlihat belum stabil sepanjang awal tahun ini. Fluktuasi tersebut menunjukkan persaingan pasar otomotif nasional semakin ketat, terutama di segmen SUV dan kendaraan elektrifikasi.

Hyundai sendiri masih mengandalkan beberapa model SUV dan mobil listrik untuk menjaga daya tarik konsumen. Kehadiran produk rakitan lokal juga menjadi salah satu strategi utama merek asal Korea Selatan tersebut.

Kia menjadi merek Korea berikutnya yang masih mencoba mempertahankan eksistensi di Indonesia. Berdasarkan data retail sales, Kia menjual 65 unit pada Januari, turun menjadi 28 unit Februari, lalu naik ke 50 unit Maret, dan kembali turun menjadi 38 unit April 2026.

Penjualan Kia memang jauh lebih kecil dibanding Hyundai, namun merek tersebut masih aktif menghadirkan beberapa model baru di pasar nasional. Persaingan harga dan jaringan dealer menjadi tantangan terbesar bagi Kia saat ini.

Selain Hyundai dan Kia, belum banyak merek Korea lain yang memiliki volume penjualan signifikan di Indonesia. Kondisi tersebut membuat dominasi mobil Korea di pasar nasional masih relatif terbatas dibanding Jepang maupun China.

Pasar otomotif Indonesia sendiri saat ini bergerak cukup cepat ke arah kendaraan elektrifikasi dan SUV modern. Segmen itu sebenarnya menjadi peluang besar bagi merek Korea karena mereka sudah memiliki pengalaman cukup kuat di pasar global.

Namun tantangan datang dari agresivitas merek China yang menawarkan teknologi modern dengan harga kompetitif. Kondisi tersebut membuat merek Korea harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan pangsa pasar mereka.

Secara total, Hyundai dan Kia masih menjadi wajah utama mobil Korea di Indonesia sepanjang awal 2026. Jika tren pasar terus berubah cepat, strategi produk dan harga diperkirakan akan menjadi faktor penting untuk menjaga penjualan pada semester kedua tahun ini.

Baca Juga :
Sung Kang Kepincut Industri Otomotif Indonesia, Singgung Peluang Kelas Dunia
Kopling Mobil Cepat Aus? Bisa Jadi Masih Lakukan Kesalahan Ini
Mazda3 Generasi Baru Siap Hadir, Mesin Hybrid Jadi Sorotan!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Pesan KH Machrus Lirboyo ke Jemaah: Jaga Adab dan Perilaku, Siapkan Stamina untuk Puncak Haji
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Final LCC Empat Pilar Kalimantan Barat Digelar Ulang, Ketua MPR: Juri yang Terlibat Orang yang Independen
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
60 Orang Mendaki Gunung Merapi Secara Ilegal dalam Kurun 1 Tahun: Validasi-FOMO
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ocha Peserta LCC Empat Pilar MPR Dapat Motivasi dari Gibran
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.