FAJAR, TORAJA UTARA — Mobil Kijang silver Bernomor Polisi (Nopol) DP 1438 YZ, yang terbakar di depan SPBU Missiliana Kota Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Kamis pada Kamis, 14 Mei, pagi tadi resmi terdata di Sistem Mobile Samsat.
Di mana kendaraan tersebut tercatat atas nama pemilik, Ismawa****Hazaly.
Dengan terdata di Lundan, Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.
Dengan total pajak lebih dari Rp5 juta (status belum lunas) jatuh tempo 2024.
Hingga saat ini, belum ada komentar dari pemilik Nopol tersebut, apakah benar mobil yang terbakar itu miliknya.
Namun dari data tersebut, mobil dengan tipe yang sama juga warna yang sama yaitu silver metalik.
Apalagi sopir mobil tersebut kabur saat terjadinya kebakaran. Keberadaannya bagaikan ditelan bumi, ia kabur hilang tanpa jejak.
Kanit Tipdter Polres Toraja Utara, Ipda Abdi Musrya, mengatakan bahwa saat ini olah TKP sudah selesai, namun untuk hasilnya agar awak media bersabar.
“Sudah olah TKP, nanti kami beritakan informasi lebih lanjut,” ucapnya.
Dari informasi informan Harian FAJAR, yang enggan disebutkan namanya bersaksi Bahwa mobil tersebut biasa menjual membawa BBM ke luar Toraja.
“Kalau untuk mobil tadi yang terbakar, sering jual BBM ke Enrekang, sekali-sekali ke Luwu atau Morowali (Sulteng) setahu saya,” tuturnya.
Ia berharap agar tak ada lagi kasus kelangkaan BBM, termasuk gas 3 Kg di Toraja.
“Ini kan sudah sering kelangkaan, semoga aparat menindak pelangsir hingga pemilik atau pengawas SPBU termasuk adanya oknum-oknum aparat yang membekingi agar ditindak, supaya kepercayaan publik tumbuh lagi kepada aparat,” imbuhnya. (edy)





