JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit dari hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Plt Dirjen) Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan, ada empat aspek utama yang perlu diperhatikan masyarakat terkait hal tersebut.
Mulai dari proses pembelian hingga penyembelihan hewan kurban.
“Ada empat kewaspadaan utama yang harus betul-betul kita perhatikan untuk menjaga kesehatan masyarakat kita, pertama, yakni pemilihan dan pembelian karena tentu ada kontak di situ, dengan hewan yang kemungkinan terinfeksi,” kata Andi di Jakarta, seperti mengutip Antara, Kamis (14/5).
1. Waspada saat Memilih dan Membeli Hewan Kurban
Kemenkes menekankan pentingnya memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum dibeli.
Risiko penularan penyakit bisa terjadi ketika masyarakat melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.
Baca Juga: Netanyahu Klaim Kunjungi UEA Secara Rahasia Saat Perang Iran, Abu Dhabi Bantah Keras
Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan diri, terutama mencuci tangan menggunakan sabun setelah menyentuh hewan ternak.
“Yang paling penting itu mencuci tangan dengan sabun setelah proses itu, dan tidak membeli hewan sakit atau bergejala sakit sebagai hewan kurban,” ujar Andi.
Kementerian Pertanian juga disebut akan menerjunkan ribuan petugas untuk memastikan kesehatan hewan kurban di berbagai daerah.
2. Perhatikan Proses Transportasi dan Penampungan
Kewaspadaan berikutnya berkaitan dengan proses pengiriman dan penampungan hewan kurban.
Menurut Andi, lokasi penampungan biasanya dipenuhi berbagai jenis ternak dalam jumlah besar sehingga risiko penularan penyakit perlu diantisipasi.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- hewan kurban
- idul adha
- kesehatan kurban
- penyembelihan hewan
- kemenkes ri
- penyakit hewan





