Area parkir yang sempat di disegel Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta di kawasan Blok M Square sudah beroperasi kembali. Warga mengaku senang akhirnya pengelolaan parkirnya dibenahi.
Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (14/4/2026) seluruh gerbang parkir Blok M Square sudah beroperasi normal. Kendaraan yang hendak masuk wajib mengambil karcis parkir.
Kemudian tata letak parkir di sekitar lokasi juga masih sama. Beberapa kendaraan ada yang parkir di bahu-bahu jalan dekat trotoar, ada juga yang masuk ke gedung.
Seorang warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Lutpi (30), mengatakan awalnya dia tak tahu kalau parkir di Blok M Square ilegal. Dia merasa memang ada beberapa masalah dalam pengelolaan parkir sebelumnya.
"Iya kemarin saya lihat disegel ya. Tapi sekarang saya lihat udah nggak ada segelnya. Bagus kalau memang mau dibenerin, kita senang kalau misal habis ini terus ditata lagi gitu," kata Lutpi saat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2026).
Lutpi mengaku pernah ditarik uang parkir sebelum keluar gerbang. Katanya ada oknum yang meminta tip untuk sekadar narik motornya keluar parkiran.
"Pernah itu bayar dua kali parkir ya itu tuh merugikan sih buat warga. Kita bayar parkir nge-tap, bayar parkir juga sama jukir-jukir itu," katanya.
Si sisi lain, Lutpi juga mendengar penghasilan parkir ilegal di Blok M bisa mencapai Rp 100 juta per hari. Menurutnya tak masalah selama ada pemasukan untuk pajak ke daerah.
"Nggak masalah sih selama itu kan diputer ke kas daerah juga ya mungkin bisa dikelola lah lebih baik gimana gitu terutama untuk sistem parkir liar yang banyak di Jakarta gitu. Mungkin ya bisa lebih ditingkatkan fasilitas parkir di Jakarta kayak gitu," imbuh dia.
Selanjutnya Jon (59) warga Gandaria City, Jakarta Selatan mengatakan, tidak pernah tahu jika parkir di Blok M Square ilegal. Baginya selama ini masuk ke Blok M seperti biasanya, keluar masuk harus tap in dan tap out saja.
"Saya malah baru tahu kalau ilegal. Ilegal ya? Selama ini saya bawa mobil ya masuk tap in, keluar tap out saja," kata dia.
Jon mengatakan, memang ada beberapa masalah perparkiran di Blok M Square. Misalnya memenuhi bahu jalan hingga membuat sesak untuk arus keluar masuk, hingga ada juru parkir yang meminta bayaran.
"Jadi jalan susah, kan kanan kiri mobil motor parkir. Kita mau jalan kadang pelan, di belakang udah ada orang antre. Kalau yang minta tip itu ya ada, tapi kalau saya yang penting jangan maksa aja, dikasih ya diterima, kalau nggak ya, ya udah nggak usah marah," jelasnya.
(tsy/lir)





