Potret Trump dan Xi Bersalaman di Tengah Panasnya Geopolitik Dunia

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
1/6

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping saat tiba di Balai Besar Rakyat di Beijing, China, Kamis (14/5/2026). Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa hubungan antara Amerika Serikat dan China seharusnya dibangun melalui kerja sama, bukan persaingan, di tengah meningkatnya tantangan geopolitik global. (REUTERS/Evan Vucci)

2/6

Dalam pidato pembukaannya, Xi menyebut dunia saat ini tengah menghadapi perubahan besar yang belum pernah terjadi dalam satu abad. Ia mengatakan situasi internasional dipenuhi gejolak dan transformasi sehingga dunia berada di “persimpangan baru”. Xi juga menyinggung konsep “Thucydides Trap”, yakni potensi konflik antara dua kekuatan besar dunia. (Kenny Holston/Pool via REUTERS)

3/6

Xi mempertanyakan apakah China dan AS mampu mengesampingkan perbedaan demi kepentingan bersama dan stabilitas global. Menurutnya, kedua negara akan sama-sama memperoleh keuntungan jika memperkuat kerja sama dibanding mempertajam rivalitas. “Ketika kedua pihak bekerja sama, keduanya akan memperoleh keuntungan. Ketika kedua pihak bertarung, keduanya akan menderita,” ujar Xi. (REUTERS/Maxim Shemetov/Pool)

4/6

Selain isu geopolitik, Xi juga menyoroti hubungan perdagangan kedua negara, termasuk tarif yang diberlakukan Trump terhadap produk China dalam beberapa tahun terakhir. Xi berharap pembahasan lanjutan mengenai perdagangan dapat menghasilkan solusi yang lebih stabil bagi kedua negara. (REUTERS/Maxim Shemetov/Pool)

5/6

Trump tiba di Beijing pada Rabu (13/5) malam menggunakan Air Force One untuk menjalani kunjungan selama dua hari. Ia didampingi CEO NVIDIA Jensen Huang dan CEO Tesla Elon Musk. Kedatangan Trump disambut karpet merah dan ratusan pelajar China yang mengibarkan bendera kecil AS dan China di Great Hall of the People.  (REUTERS/Maxim Shemetov/Pool)

6/6

Pertemuan kedua pemimpin menjadi sorotan karena berlangsung di tengah ketegangan hubungan Washington-Beijing yang kembali memanas akibat perang dagang. (REUTERS/Maxim Shemetov/Pool)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebih dari 860.000 Jamaah Haji Tiba di Arab Saudi
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
5 Berita Populer: Polemik Rumah Rachel Vennya-Okin; Drama Pinkan Mambo-Arya Khan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Melemah, Mobil Murah dan LCGC Bisa Jadi Segmen Paling Tertekan
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Standar Tinggi Santiago Bernabeu: Jawaban Arbeloa Terkait Krisis Gelar Domestik Real Madrid
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
BINUS Engineering Week 2026 Soroti Peran AI dan Engineer Muda Hadapi Tantangan Global
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.