Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya berfokus pada kelancaran arus logistik dan perdagangan nasional, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu operasional pelabuhan.

Sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia, Tanjung Priok kini memperkuat sistem penanganan krisis melalui simulasi Business Continuity Management System (BCMS) yang digelar secara terintegrasi antara regulator dan operator pelabuhan.

Simulasi tersebut melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok bersama Pelindo sebagai bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan bersama agar seluruh aktivitas pelabuhan tetap berjalan aman, terkendali, dan terukur saat menghadapi situasi darurat.

KSOP dan Pelindo Bangun Sistem Krisis Terpadu

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Heru Susanto, mengatakan penerapan BCMS menjadi langkah penting dalam membangun sistem penanganan krisis yang terkoordinasi di seluruh kawasan pelabuhan.

Menurutnya, harmonisasi antara regulator dan operator menjadi fondasi utama dalam memastikan penanganan kondisi darurat berjalan dalam satu sistem yang terintegrasi.

“Harmonisasi antara regulator dan operator menjadi fondasi utama agar penanganan kondisi darurat tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan sistem pelabuhan yang tangguh,” kata Heru Susanto di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Penerapan sistem tersebut dinilai penting mengingat kompleksitas aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi pusat distribusi logistik nasional dan internasional.

Seluruh Terminal Pelabuhan Dilibatkan

Dalam simulasi BCMS tersebut, seluruh terminal dan fasilitas utama pelabuhan turut dilibatkan.

Beberapa area yang ikut dalam simulasi antara lain:

  • Terminal peti kemas internasional

  • Terminal energi

  • Terminal multipurpose

  • Terminal kendaraan

  • Area logistik pelabuhan

Selain itu, simulasi juga melibatkan Oil Spill Combat Team Indonesia sebagai bagian dari pusat penanggulangan tumpahan minyak nasional.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif ketika terjadi kondisi darurat di area pelabuhan.

Simulasi Penanganan Tumpahan Minyak

Salah satu skenario yang diperagakan dalam simulasi adalah penanganan tumpahan minyak di kawasan pelabuhan.

Simulasi tersebut dilakukan guna menguji kesiapan personel, kecepatan respons, serta efektivitas koordinasi di lapangan dalam menghadapi potensi insiden yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan maupun lingkungan sekitar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Periksa 2 Saksi Swasta, KPK Dalami Soal Kredit Macet Terkait Kasus LPEI
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Indonesia dan UNEP Perkuat Kerja Sama Pasar Karbon Kehutanan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Timnas Vietnam Cetak Sejarah Lolos Piala Dunia U-17 2026, Satu-satunya Wakil ASEAN Usai Thailand dan Indonesia Tersingkir
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ramai Soal Penilaian Juri LCC, MPR Evaluasi Pengeras Suara
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Daftar 26 Emiten Cum Dividen Pekan Depan, Ada CDIA, RATU hingga SMGR
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.