KSP Temukan 2 SPPG Tak Layak di Jakbar, Langsung Disuspend

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Ada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ditemukan tak layak.

KSP Temukan 2 SPPG Tak Layak di Jakbar, Langsung Disuspend (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman mengungkapkan ada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ditemukan tak layak.

Temuan itu merupakan hasil sidaknya pada Selasa (12/5/2026) lalu. Dudung memastikan Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan sanksi penghentian sementara (suspend) kepada kedua penyedia makanan tersebut.

Baca Juga:
Kunjungan Trump ke China Berisiko Tinggi, Bagaimana Nasib Harga Minyak?

“Jadi memang menurut saya itu tidak layak, dan itu oleh Kepala BGN langsung direspons, sehingga disuspend langsung saya lihat itu,” kata Dudung, Kamis (14/5/2026).

Dia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar anak-anak penerima program MBG benar-benar mendapatkan makanan yang bersih, sehat, dan bergizi. Dudung menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pengecekan ke berbagai daerah lain, menyusul adanya laporan ketidaksesuaian standar di beberapa wilayah.

Baca Juga:
Pembangunan Flyover Latumeten Jakbar Dimulai, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

“Nah ini yang saya sidak dan saya akan cek ke beberapa daerah. Saya mendengar di Jawa Tengah, di Jawa Barat ada hal-hal yang prosesnya, dari mulai penentuan titik sampai kepada proses pembuatan makanan, pengiriman dan sebagainya ini tidak sesuai dengan standar,” ujar dia.

Ia menyebutkan, BGN terus berbenah secara maksimal untuk mengatasi berbagai ketimpangan yang terjadi di lapangan. Dudung memberikan peringatan keras kepada pihak yayasan maupun investor pengelola SPPG agar tidak menjadikan program ini semata-mata sebagai ladang bisnis tanpa memperdulikan standar kualitas gizi.

Baca Juga:
Trump dan Xi Jinping Siap Berdialog di Beijing

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Dadan agar diantisipasi kepada yayasan maupun investor yang segala rupanya ingin mengambil suatu keuntungan, ini agar betul-betul diwaspadai,” tutur dia.

Dudung berharap agar para penyedia MBG memprioritaskan keselamatan dan masa depan generasi penerus bangsa.

Baca Juga:
Hari Libur Kenaikan Yesus Kristus, Ganjil Genap 14-15 Mei 2026 Ditiadakan

“Ya saya sampaikan lah kepada yayasan-yayasan yang mendirikan untuk membuat MBG dan sebagainya. Ya tolonglah berpikir untuk memajukan bangsa ini, anak-anak kita kasihan,” kata dia.

“Baru-baru ini kan baru lagi ada keracunan juga, nah ini hal-hal gini ini saya akan terus menerus tentunya bersama-sama juga dengan BGN ya untuk menindak hal-hal yang memang kurang baik gitu lah,” ujarnya.

Baca Juga:
Intip Daftar Saham yang Cuan Sepekan, ELPI Pimpin Top Gainers

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sudah Ada Palang Otomatis, Mengapa Warga Masih Bantu Jaga Pelintasan Ampera Bekasi?
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Dewi Perssik Jalani BAP di Polda, Serahkan Bukti Kasus Dugaan Pencatutan Nama
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Potret Daya Beli Warga Melemah, Warung Kecil Ikut Terdampak
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Taufik Alias Gembel Pelaku Begal Palmerah Residivis, Duitnya Buat Beli Narkoba
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Netflix ekspansi paket beriklan ke 15 negara, Indonesia masuk daftar
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.