Jakarta, tvOnenews.com - Nama selebgram Clara Shinta kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan dirinya melepas hijab dan mendatangi kelab malam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kabar tersebut ramai dibicarakan warganet di media sosial dan viral di TikTok maupun Instagram.
Sorotan terhadap Clara Shinta muncul hanya beberapa bulan setelah dirinya mengungkap dugaan perselingkuhan sang suami, Muhammad Alexander Assad, yang sempat membuat publik heboh pada April 2026 lalu.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Clara Shinta terkait kabar dirinya disebut tampil tanpa hijab saat berada di tempat hiburan malam bersama rekannya, Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule.
Dugaan Clara Shinta Lepas Hijab Jadi PerbincanganIsu tersebut bermula dari komentar sejumlah warganet di akun media sosial Clara Shinta. Mereka mengaku melihat langsung keberadaan ibu satu anak itu di sebuah kelab malam kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Salah satu komentar yang ramai dibahas datang dari akun yang mengaku bertemu Clara bersama Jule.
“Kak kemarin aku melihat kakak sama Jule di kelab malam di daerah Kemang. Itu benaran kamu, Kak?” tulis seorang warganet.
Komentar itu kemudian memicu respons lain dari pengguna media sosial yang mengaku melihat hal serupa. Beberapa di antaranya menyebut Clara tampil berbeda dari citra berhijab yang selama ini melekat pada dirinya.
“Ih, sama aku juga lihat,” timpal pengguna media sosial lainnya.
Tidak hanya di kelab malam, seorang pengguna TikTok juga mengaku melihat Clara tanpa hijab di sebuah kafe kawasan Jakarta Selatan. Kesaksian itu semakin memperbesar spekulasi publik mengenai perubahan penampilan selebgram tersebut.
“Jujurly, aku juga lihat orang ini enggak pakai hijab di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan. Kupikir aku salah lihat,” tulis warganet tersebut.
Aktivitas Clara Shinta Tuai Reaksi BeragamViralnya kabar tersebut langsung memancing berbagai respons dari pengikut Clara Shinta. Sebagian warganet mengaku terkejut karena selama ini Clara dikenal aktif membagikan konten hijrah dan perjalanan spiritualnya sebagai mualaf.
Namun, tidak sedikit pula yang menilai perubahan tersebut merupakan urusan pribadi Clara.




