BEKASI, KOMPAS.com — Kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dikeluhkan pedagang hingga ibu rumah tangga.
Sejumlah komoditas seperti cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, ayam potong, telur, hingga minyak goreng disebut mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah lapak sayur dan bahan pangan masih dipadati pembeli sejak pagi hingga siang hari.
Baca juga: BI: Harga Barang Berpotensi Naik dalam Tiga hingga Enam Bulan ke Depan
Meski begitu, sebagian warga mengaku mulai mengurangi jumlah belanja karena harga kebutuhan dapur terus merangkak naik.
Agus (33), penjual bubur yang setiap hari membeli bahan baku di pasar tersebut, mengaku kenaikan harga paling terasa terjadi pada ayam potong, cabai, dan bawang.
KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Suasana di Pasar Baru Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi tetap ramai di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pangan. Kamis (14/5/2026).
Menurut Agus, biasanya ia membeli tiga kilogram ayam untuk kebutuhan berjualan bubur setiap hari.
Namun kini jumlah pembelian terpaksa dikurangi karena harga ayam mengalami kenaikan.
“Biasanya ayam satu kilo Rp 28.000 sampai Rp 30.000, sekarang bisa Rp 35.000 sampai Rp 40.000 tergantung jenis ayamnya,” ujar Agus saat ditemui di lokasi, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Harga Minyak Goreng Meroket, Warga Beralih Cari yang Murah Tanpa Merek
Akibat kenaikan harga tersebut, Agus kini hanya membeli sekitar dua kilogram ayam atau secukupnya agar modal dagangan tidak terlalu besar.
“Kalau harga jual dinaikkan takut pembeli kabur. Jadi sekarang paling ngurangin jumlah belanja bahan saja,” kata dia.
Selain ayam, Agus mengatakan harga cabai dan bawang juga mengalami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir.
Meski stok barang di pasar masih tersedia, harga yang terus berubah membuat pedagang kecil kesulitan menjaga keuntungan.
“Kalau stok masih aman, enggak kosong. Cuma harganya saja yang naik terus. Jadi pedagang kecil kayak saya yang berat,” ujar Agus.
Keluhan serupa disampaikan Lanih (36), seorang ibu rumah tangga yang rutin berbelanja kebutuhan dapur di Pasar Baru Bekasi.
Baca juga: Harga Sayur di Pasar Kopro Jakbar Terus Naik, Pedagang Mulai Kelimpungan