Clean Sheet dan Lotre di Persebaya, Pekan 32 Super League 2025-26

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang kawan mengatakan, penampilan penjaga gawang Persebaya Andhika Ramadhani seperti kolas atau lotre. Kita tidak tahu kapan akan beruntung atau sial.

Kadang Andhika bisa tampil bagai kerasukan Lev Yashin, penjaga gawang legendaris Uni Soviet. Tapi mendadak dia bisa mudah melakukan blunder konyol ala Loris Karius, penjaga gawang Jerman yang pernah memperkuat Liverpool.

Namun dalam empat pertandingan terakhir, Andhika menunjukkan bagaimana merawat konsistensi. Gawangnya terpelihara dari para ujung tombak lawan. Dia mencatatkan clean sheet saat bertandang ke Ternate menghadapi Malut United (2-0), bertandang melawan Arema (4-0), dan bermain di kandang menghadapi PSBS Biak (4-0).

Terakhir, clean sheet kembali dicatatkan saat bermain imbang 0-0 menghadapi Persis, di hadapan 7.941 orang penonton yang memadati Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026). Tujuh belas tembakan yang dilesakkan para pemain Persis, lima di antaranya tepat sasaran, tak satu pun menggetarkan jala gawang Persebaya.

Total selama musim 2025-26, Persebaya sudah mencatatkan 12 kali clean sheet, sepuluh di antaranya berupa kemenangan. Hanya saat tandang melawan PSBS dan Persis Solo, Persebaya menuai hasil imbang tanpa gol.

Dari 12 hasil clan sheet itu, tujuh di antaranya pada saat Ernando Ari Sutaryadi menjadi starter di bawah mistar gawang, dan sisanya pada saat Andhika menjadi kiper.

Tentu ini sebuah capaian yang menyenangkan. Setidaknya pada musim depan, pelatih Bernardo Tavares tak perlu pusing mencari pelapis yang punya kemampuan seimbang di sektor penjaga gawang. Ernando dan Andhika kini sama-sama bisa diandalkan untuk bergantian mengisi posisi stopper, saat salah satu absen karena cedera atau akumulasi kartu.

.u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3:active, .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u61b26858e368d20592a6aabdf66ab5e3:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Kembalinya Kapal De Ruyter ke Laut Jawa, Jejak Sejarah Perang Hingga Bawa Misi Diplomasi Maritim Indo-Pasifik

Catatan jumlah clean sheet musim ini adalah terbaik kedua sejak Persebaya berpartisipasi dalan Liga 1 2018. Clean sheet terbanyak tercatat pada musim 2021-22. sebanyak 13 kali dan lima di antaranya beruntun. Clean sheet paling sedikit justru tercatat pada saat Persebaya menjadi runner-up klasemen pada musim 2019, yakni tujuh kali.

Bernardo Tavares berpeluang menyalip rekor clean sheet musim 2021-22 jika menjaga gawang Persebaya tak kebobolan pada dua pertandingan terakhir musim ini, saat menghadapi Semen Padang dan Persik Kediri.

Namun kredit juga perlu diberikan kepada barisan pertahanan Persebaya. James Tippett dalam buku xGenius: Expected Goals and the Science of Winning Football Matches mengatakan:

A terrible goalkeeper who is playing behind the best defence in the world will likely keep a large number of shutouts. Meanwhile a poor goalkeeper playing behind a defence which limits its opponents to long shots will likely have a high save percentage, but with many of these saves proving extremely comfortable.

Jamie Carragher, pemain bertahan Liverpool, tertawa saat penjaga gawang Pepe Reina memperoleh penghargaan Sarung Tangan Emas karena mencatatkan nirbobol terbanyak. “Dia lebih banyak tidak ngapa-apain. Saya dan Sami Hyppia heran,” katanya.

Dan jika dilihat dari data, saat Jefferson bermain di posisi bek kiri, Persebaya tak kebobolan dalam tujuh pertandingan. Posisi Risto Mitrevski juga sangat krusial sebagai bek tengah. Sebelas nirbobol Persebaya diraih saat dia bermain. Lima di antaranya saat berduet dengan Leo Lelis, empat di antaranya saat bertandem dengan Gustavo Fernandes, dan dua kali bersama Dime Dimov.

Sementara posisi bek kanan memang paten milik Arief Catur yang sudah mengantongi sepuluh nirbobol saat bertanding. Penampilan arek Mojokerto ini kain hari kian membaik dalam bertahan maupun membantu serangan.

Kita berharap dua pertandingan terakhir Persebaya musim 2025-26 diakhiri dengan nirbobol. Bagi Shane Duffy, bek tengah Irlandia, menjaga gawang nirbobol lebih menyenangkan daripada mencetak gol. Kita tahu, pertahanan adalah fondasi sepak bola.

Tanpa pertahanan yang baik, maka tidak akan terbangun sektior serang yang tajam. Tanpa lemasukan gol, kepercayaan diri sebuah tim akan meningkat di semua lini. Dan kita tahu pasti, ini bukan lotre, kolas, atau apapun yang berbau untung-untungan. [Oryza Wiryawan]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buron Kasus Pembakaran Mobil di Dogiyai Ditangkap
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Genjot Kinerja, Plaza Indonesia (PLIN) Fokus Revitalisasi Mal dan Hotel 
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Candaan Dumfries dan Kebanggaan Lautaro Martinez: Suasana Ruang Ganti Inter Milan Usai Juara Coppa Italia
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Perempuan Kreatif dan Produktif, GOW Kota Kediri Gelar Pelatihan Hidroponik
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Bandung atau Samarinda? I.League Siagakan Trofi Juara di Dua Lokasi Berbeda
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.