KAI Jakarta Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang untuk Cegah Kecelakaan Kereta

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta resmi menutup perlintasan sebidang liar di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang, Jakarta Selatan, demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan warga sekitar.

Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI Deddy Hendrady mengatakan penutupan perlintasan liar tersebut merupakan program rutin yang dilakukan setiap tahun untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalur rel.

“Sebenarnya kita sudah punya program setiap tahun ada penutupan perlintasan liar karena dari pengalaman setiap hari nih hampir ada tabrakan, bukan tabrakan ya orang-orang nabrak kereta,” kata Deddy kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan sebagian besar kecelakaan di perlintasan sebidang terjadi akibat pengguna jalan yang menerobos rel saat kereta melintas.

“Karena ini juga perlu informasikan ke media, di internal kita kalau ada motor ditabrak kereta, itu adalah kebalikannya orang yang nabrak kereta karena kereta gak bisa menghindar gitu ya,” ujarnya.

Penutupan Dilakukan di Lima Titik Rawan

Deddy menegaskan kewenangan PT KAI hanya pada aspek keselamatan perjalanan kereta api, sedangkan penyediaan akses alternatif menjadi kewenangan pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Di KAI itu tidak ada solusi, solusi hanya nutup aja untuk keamanan kereta api. Sedangkan solusi untuk fasilitas warga itu adalah kewenangan yang lain, seperti di Dishub dan pemda tapi kita selalu koordinasi kita akan nutup ini, tolong diinformasi diberikan fasilitas alternatif untuk penutupan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Samtopri mendukung program penutupan perlintasan liar tersebut karena dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Ini kan minggu yang lalu sudah diinfokan ke kami. Saya rasa program ini bagus ya baik. Karena saya lihat perlintasan yang ini terlalu rapat,” kata Samtopri.

Ia menyebut terdapat lima titik perlintasan liar yang biasa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor di kawasan tersebut.

“Ada kurang lebih 5 titik itu perlintasannya dilintasi oleh pejalan kaki dan sepeda motor,” ujarnya.

Warga Diminta Dukung Penertiban Perlintasan

Samtopri mengajak masyarakat mendukung penertiban perlintasan liar demi keselamatan bersama dan mencegah terjadinya kecelakaan di jalur kereta api.

“Jadi kita sampaikan kepada masyarakat, bahwasanya program ini adalah untuk kebaikan kita semua. Nanti setelah program ini berjalan, mari kita dukung, mari kita bantu terutama PT KAI dalam menertibkan lintasan-lintasan pejalan kaki dan sepeda motor yang ada di Kebon Baru ini,” katanya.

KAI resmi menutup perlintasan liar di kawasan RT 01 dan RT 03 jalur Cawang-Tebet yang memiliki jarak sekitar 50 meter antartitik perlintasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG prakirakan sebagian besar wilayah Jakarta berawan pada Kamis
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Sumsel Terjunkan Ribuan Personel, Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Kondusif
• 36 menit laludetik.com
thumb
Ibam Tak Rela Divonis 4 Tahun Penjara
• 11 jam laludetik.com
thumb
Tarakan jadi pintu gerbang ekspor Indonesia bagian utara
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.