TABLOIDBINTANG.COM - Kondisi Ammar Zoni selama menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, diungkap sang adik, Aditya Zoni. Menurut Aditya, kakaknya mengalami tekanan fisik dan mental hingga merasa trauma berada di penjara dengan status narapidana risiko tinggi tersebut.
Aditya menceritakan, Ammar beberapa kali mengeluhkan situasi ruang tahanan yang membuatnya sulit beristirahat dengan nyaman. Aktor kelahiran 1993 itu bahkan disebut khawatir kondisi tubuhnya terganggu akibat posisi tidur yang serba terbatas.
“Dia cerita semuanya tentang bagaimana di sana. Tidurnya enggak nyaman, kakinya ditekuk. Dia bilang, ‘Bisa lumpuh gue lama-lama di sini’,” kata Aditya Zoni saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Tak hanya soal kondisi fisik, Ammar juga disebut mengalami tekanan psikologis karena minimnya kesempatan keluar ruangan. Menurut Aditya, sang kakak hanya diperbolehkan melihat sinar matahari dua kali dalam sepekan.
“Keluar untuk lihat matahari saja cuma dua kali dalam satu minggu. Jadi dia merasa sangat tersiksa di situ dan trauma untuk kembali ke sana,” ungkapnya.
Aditya mengaku melihat ketakutan besar dari Ammar terkait kemungkinan dipindahkan kembali ke Nusakambangan. Ia menilai sang kakak seharusnya tidak diperlakukan layaknya bandar narkoba.
“Dia hanya pemakai, bukan pengedar. Saya lihat dari matanya, dia benar-benar takut dipindahkan lagi ke NK,” ujar Aditya.
Keluarga, kata Aditya, kini terus berupaya mencari solusi hukum dan asesmen terbaik bagi Ammar. Mereka berharap proses asesmen dapat segera keluar agar kondisi Ammar mendapat perhatian lebih lanjut.
“Saya yakin Bang Ammar ini cuma pemakai, bukan pengedar. Itu yang sekarang terus kami upayakan. Mudah-mudahan asesmennya cepat turun,” tutur Aditya.




