Akram al-Fayoumi meluncur dengan sepatu roda melewati bangunan-bangunan yang hancur dengan kaki palsunya di sepanjang jalan di Kota Gaza, Rabu (13/5).
Dikutip dari AFP, remaja Palestina berusia 13 tahun ini merupakan seorang disabilitas. Dia kehilangan kaki kanan dan tangan kirinya akibat serangan udara Israel yang menimpa Sekolah Abdel Fattah Hammoud di Gaza.
Setelah insiden tersebut, dia sempat menerima perawatan di Mesir dan kembali ke Gaza untuk menjalani kehidupannya sehari-hari.
Dengan bermain sepatu roda, Akram ingin melepaskan semua trauma yang telah dialaminya dan menjaga api semangat hidup di tengah konflik yang terjadi di sekitarnya.





