Bahlil & Purbaya Sepakat Tunda Kenaikan Royalti dan Pungutan Ekspor SDA

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sepakat untuk menunda kenaikan penerimaan pajak maupun PNBP yakni royalti SDA mineral.

Kedua menteri telah bertemu pada Rabu (13/5/2026). Usai menghadiri acara di Kejaksaan Agung (Kejagung) kemarin, Bahlil menyebut pertemuan dengan Bendahara Negara itu turut mencakup pengembangan potensi-potensi penerimaan dari ekspor SDA.

Cakupan komoditasnya seperti yang sempat diungkap beberapa waktu lalu seperti nikel, tembaga, emas dan lain-lain. Namun, Bahlil memastikan kebijakan itu ditangguhkan sementara meski adanya potensi windfall harga komoditas akibat dampak perang. 

"Termasuk yang kami bahas itu adalah pengenaan pajak ekspor terhadap beberapa komoditas yang pernah disosialisasikan. Kami sudah sepakati, kami tangguhkan sementara sambil mencari formulasi yang baik dengan tetap mengedepankan kepentingan negara dan juga kepentingan pengusaha," terangnya kepada wartawan, dikutip Kamis (14/5/2026). 

Baca Juga : Kadin China Protes soal Royalti Tambang & Investasi, Bahlil Bilang Begini

Bahlil tidak memerinci lebih lanjut apa saja komoditas yang dibahas dengan Purbaya. Namun, dia memastikan bahwa pemerintah ingin agar APBN maupun pengusaha sama-sama untung dalam menangkap potensi windfall harga komoditas ekspor Indonesia. 

"Harus sama-sama untung, ya," ujar mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini. 

Di sisi lain, Bahlil turut menanggapi protes Kamar Dagang China di Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai sejumlah hambatan berusaha. Salah satunya adalah mengenai penyesuaian harga patokan mineral (HPM) serta pemangkasan kuota produksi. 

Bahlil mengaku bahwa belum mengetahui adanya surat yang ditujukan ke Kepala Negara itu. Akan tetapi, dia memastikan sudah berbicara dengan sejumlah pengusahan China yang mengeluhkan soal HPM nikel. 

"Beberapa sudah komunikasi sama saya. Dubesnya pun sudah ngobrol sama saya dan sudah saya berikan penjelasan dengan baik," tuturnya. 

Di sisi lain, melalui keterangan resmi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bakal mendukung kebijakan Kementerian ESDM. Utamanya, pada penguatan fondasi ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung," ujarnya dikutip dari siaran pers Kemenkeu. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HCC: 6 dari 10 anak muda urban lebih memilih swadiagnosis saat sakit
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Pemkot Kupang Terbitkan 1.001 NIB Baru Hingga April 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lensa Berbicara: RPTRA Menjadi Solusi Ruang Bermain Aman di Era Digital
• 7 menit lalutvonenews.com
thumb
Pascabencana Sumatera: 19.312 Huntara dan 357 Huntap Terbangun
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Freeport Indonesia Kucurkan Rp75 Triliun untuk Negara, Mimika Terima Rp1,2 Triliun
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.