Bisnis.com, MAKKAH — Fase puncak ibadah haji 2026 segera dimulai. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberi perhatian khusus terhadap persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), mengingat wukuf di Padang Arafah menjadi inti dari keseluruhan rangkaian ibadah haji.
Apa Itu Puncak Haji atau Armuzna? Puncak haji adalah rangkaian inti ibadah haji yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau dikenal dengan istilah Armuzna.
Rangkaian tersebut dimulai ketika jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah. Selanjutnya jemaah menjalani wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, mabit di Muzdalifah, lalu bermalam dan melontar jumrah di Mina pada hari-hari tasyrik.
Pada fase inilah jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul dalam waktu hampir bersamaan sehingga manajemen transportasi, tenda, konsumsi, dan kesehatan menjadi tantangan terbesar dalam operasional haji.
Dalam hadis, Rasulullah Muhammad SAW menyatakan "الحج عرفة" atau Al hajju Arafah. Artinya, "Haji adalah Arafah".
Hadis tersebut menunjukkan betapa pentingnya wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah. Bahkan, jemaah haji yang sedang sakit atau uzur tetap harus hadir di Arafah karena tanpa wukuf, ibadah haji dinyatakan tidak sah.
Baca Juga
- Kesiapan Tenda Jemaah Haji di Arafah Capai 90%, Kemenhaj Antisipasi Kemacetan saat Puncak Haji
- Pesan KH Machrus Lirboyo ke Jemaah: Jaga Adab dan Perilaku, Siapkan Stamina untuk Puncak Haji
- Kisah Jemaah Haji Aceh: Mencari Rumah Baru di Depan Ka'bah, Gantikan yang Tersapu Air Bah
Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan persiapan puncak haji 2026, mulai dari kesiapan tenda, transportasi bus Armuzna, hingga skema penempatan jemaah di Arafah.
Jadwal Puncak Haji 2026 LengkapBerdasarkan Rancangan Perjalanan Haji (RPH) 1447 Hijriah yang dirilis Kemenhaj, berikut jadwal puncak ibadah haji 2026:
- Senin, 25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 H : Jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah.
- Selasa, 26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 H : Pelaksanaan wukuf di Padang Arafah sebagai inti ibadah haji.
- Rabu, 27 Mei 2026 / 10 Dzulhijjah 1447 H : Idul Adha 1447 Hijriah. Jemaah bergerak ke Mina dan melaksanakan lontar jumrah aqabah.
- Kamis, 28 Mei 2026 / 11 Dzulhijjah 1447 H : Hari Tasyrik I. Jemaah mabit di Mina dan melontar tiga jumrah.
- Jumat, 29 Mei 2026 / 12 Dzulhijjah 1447 H : Hari Tasyrik II atau nafar awal bagi jemaah yang memilih keluar dari Mina lebih cepat.
- Sabtu, 30 Mei 2026 / 13 Dzulhijjah 1447 H : Hari Tasyrik III atau nafar tsani bagi jemaah yang menyempurnakan mabit di Mina.
Wukuf di Arafah menjadi momen paling penting dalam ibadah haji. Pada hari itu, jutaan jemaah berkumpul untuk berzikir, berdoa, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam berbagai riwayat, Hari Arafah juga disebut sebagai hari penuh ampunan dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, banyak jemaah mempersiapkan diri secara spiritual jauh sebelum memasuki fase Armuzna.
Selain menjadi rukun haji, wukuf di Arafah juga menjadi simbol kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT. Seluruh jemaah mengenakan pakaian ihram tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun asal negara.
Kemenhaj dan para pembimbing ibadah mengingatkan jemaah agar menjaga stamina menjelang puncak haji, karena fase Armuzna sangat menguras tenaga. Jemaah diminta tidak memaksakan ibadah sunnah seperti umrah berkali-kali atau berjalan jauh di siang hari menjelang wukuf.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan jemaah sebelum puncak haji antara lain:
Menjaga Kesehatan dan StaminaJemaah dianjurkan cukup istirahat, makan teratur, dan memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas Arab Saudi.
Petugas meminta jemaah tidak terlalu sering keluar hotel atau memaksakan ibadah sunnah yang menguras energi sebelum Armuzna.
Jemaah perlu menyiapkan obat-obatan pribadi, masker, alas kaki, payung, kartu identitas, dan perlengkapan ihram sejak sebelum keberangkatan ke Arafah.
Jemaah diminta memahami jadwal keberangkatan bus, lokasi tenda, serta arahan petugas agar tidak terpisah dari rombongan.
Para pembimbing ibadah mengingatkan inti haji adalah wukuf di Arafah sehingga jemaah harus memprioritaskan kesiapan menghadapi puncak haji dibandingkan aktivitas lain.
PPIH Arab Saudi memastikan seluruh persiapan akan terus dimatangkan hingga hari keberangkatan jemaah menuju Arafah guna memastikan pelaksanaan puncak haji 2026 berjalan aman dan lancar.





