KUDUS, iNews.id - Seorang mahasiswa mengalami kecelakaan saat mendaki menuju Puncak Argopiloso di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026) pagi. Korban terjatuh ke jurang di jalur pendakian dan mengalami patah tulang kaki.
Informasi diperoleh, identitas pendaki tersebut berinisial Jo (20) warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Insiden tersebut terjadi pukul 08.55 WIB di area dekat Pos 3 jalur pendakian Argopiloso.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban berangkat bersama dua rekannya sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor menuju kawasan Rejenu. Ketiganya kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk menikmati matahari terbit di Puncak Argopiloso.
Namun nahas, saat melintasi tanjakan di atas Pos 4, korban diduga mengalami kelelahan ketika melewati jalur akar pohon hingga akhirnya terpeleset dan jatuh ke jurang.
Baca Juga:KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu“Saat di tanjakan atas Pos 4, korban kecapekan ketika hendak naik di jalur akar pohon, kemudian tiba-tiba terjatuh ke jurang. Rekannya sempat memanggil dengan berteriak dan korban masih bisa menjawab dari bawah,” demikian keterangan tim relawan di lokasi dikutip dari iNews Pantura, Kamis (14/5/2026).
Dua rekan korban kemudian turun menuju kawasan Rejenu Air Tiga Rasa untuk meminta bantuan kepada warga dan relawan setempat.
Setelah menerima laporan, tim BPBD Kudus bersama relawan gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
“Menindaklanjuti laporan survivor jatuh ke jurang dekat Pos 3 jalur pendakian Argopiloso, tim relawan yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua dan peralatan pendukung evakuasi,” tulis BPBD Kudus dalam laporan penanganan.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi selamat meski mengalami luka serius di bagian kaki akibat terjatuh dari jalur pendakian ke dalam jurang.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Basarnas Jepara, Polsek Dawe, Koramil Dawe, Sedulur Relawan Dawe, Destana Japan, dan Satgas Siaga Japan.
Baca Juga:Ngeri! Alat Vital Remaja di Kuningan Terjepit Cincin Titanium, Damkar Turun TanganSementara itu, dua saksi yang bersama korban yakni Akbar Fachri Fachruddin (17), warga Desa Ngembalkulon, Kecamatan Jati, serta Zaki (20), warga Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, juga telah dimintai keterangan oleh petugas.
Petugas mengimbau para pendaki agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur terjal dan memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan pendakian.
#jateng




