Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya ingin menghentikan tren buruk ketika bermain di Padang saat melakoni pekan 33 BRI Super League.
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) pukul 15.30 WIB.
Tavares menjelaskan Persebaya Surabaya terakhir kali menang di Padang adalah pada tahun 2015 silam dan hal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhannya.
"Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu," ungkap Tavares.
Tavares menegaskan para pemain harus menjadikan catatan itu sebagai pelecut semangat untuk tampil lebih maksimal sepanjang pertandingan.
Meski Semen Padang dipastikan sudah terdegradasi, Tavares menilai laga tetap tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, tim yang bermain tanpa tekanan justru sering menghadirkan ancaman yang sulit ditebak.
"Kalau kami menang, itu akan menjadi sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Itu harus menjadi motivasi tambahan bagi pemain," kata Tavares.
"Kadang pertandingan paling sulit adalah melawan tim yang sudah tidak punya beban. Pelatih lawan bisa saja memainkan pemain yang jarang tampil. Mereka tentu ingin memanfaatkan kesempatan dan bermain dengan motivasi tinggi di setiap duel," kata dia.
Selain memburu kemenangan bersejarah di Padang, Persebaya juga masih menjaga asa untuk finis di papan atas klasemen hingga akhir musim sehingga tiga poin menjadi target yang disampai Tavares kepada anak-anak asuhnya.
"Target kami selalu menang di setiap pertandingan. Kalau bisa menang besok, peluang finis di posisi empat atau lima besar masih terbuka," kata Tavares.
Baca juga: Jadwal Super League pekan 33: Persib dan Borneo kembali bersaing
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) pukul 15.30 WIB.
Tavares menjelaskan Persebaya Surabaya terakhir kali menang di Padang adalah pada tahun 2015 silam dan hal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhannya.
"Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu," ungkap Tavares.
Tavares menegaskan para pemain harus menjadikan catatan itu sebagai pelecut semangat untuk tampil lebih maksimal sepanjang pertandingan.
Meski Semen Padang dipastikan sudah terdegradasi, Tavares menilai laga tetap tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, tim yang bermain tanpa tekanan justru sering menghadirkan ancaman yang sulit ditebak.
"Kalau kami menang, itu akan menjadi sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Itu harus menjadi motivasi tambahan bagi pemain," kata Tavares.
"Kadang pertandingan paling sulit adalah melawan tim yang sudah tidak punya beban. Pelatih lawan bisa saja memainkan pemain yang jarang tampil. Mereka tentu ingin memanfaatkan kesempatan dan bermain dengan motivasi tinggi di setiap duel," kata dia.
Selain memburu kemenangan bersejarah di Padang, Persebaya juga masih menjaga asa untuk finis di papan atas klasemen hingga akhir musim sehingga tiga poin menjadi target yang disampai Tavares kepada anak-anak asuhnya.
"Target kami selalu menang di setiap pertandingan. Kalau bisa menang besok, peluang finis di posisi empat atau lima besar masih terbuka," kata Tavares.
Baca juga: Jadwal Super League pekan 33: Persib dan Borneo kembali bersaing





