Menjelang Armuzna, Jamaah Haji Dibekali Persiapan untuk Hadapi Puncak Haji

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Kurang dari dua pekan menjelang puncak ibadah haji Arafah, Muzdalifah, Mina(Armuzna), jemaah Indonesia mulai mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Salah satunya dilakukan jemaah Rombongan 1 Kloter 5 Embarkasi Surabaya, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang melibatkan muthowif serta ketua kloter.

Yusron Siswanto Ketua Rombongan 1 Kloter 5 Embarkasi Surabaya yang juga Kepala KUA Mayangan Kota Probolinggo mengatakan, pembekalan itu menjadi panduan awal bagi jemaah sebelum menjalani rangkaian ibadah Armuzna, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga prosesi di Mina.

“Armuzna adalah puncak ibadah ketika kita melaksanakan ibadah haji,” kata Yusron kepada suarasurabaya.net di Tanah Suci, Kamis (14/5/2026).

Ia menyampaikan, jemaah diimbau menjaga kondisi kesehatan karena cuaca dan aktivitas menjelang puncak haji cukup menguras tenaga.

“Maka sesuai dengan salah satunya seruan dari dokter bahwasanya diharapkan jemaah untuk mewaspadai, menjaga kesehatan dan juga menjaga segala aktivitas yang itu bisa tentunya mengurangi dari kondisi fisik dan kesehatan jemaah,” ujarnya.

Yusron Siswanto Ketua Rombongan 1 Kloter 5 Embarkasi Surabaya yang juga Kepala KUA Mayangan Kota Probolinggo. Foto: Widya suarasurabaya.net

Menurut Yusron, petugas kloter juga sudah memberikan gambaran umum pelaksanaan Armuzna kepada jemaah. Penjelasan detail mengenai jadwal dan teknis pelaksanaan nantinya akan disampaikan kembali mendekati hari keberangkatan menuju Arafah.

“Salah satunya seperti mengurangi jadwal-jadwal untuk umrah-umrah sunah. Dan juga Bapak Ketua Kloter SUB 05 itu menyampaikan gambaran tentang nanti secara detail bagaimana kita melaksanakan wukuf di Arafah, kemudian bergeser ke Muzdalifah dan Mina sampai lontar jumrah, ifadzah, dan wada,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat ibadah jemaah sejauh ini sangat tinggi. Namun, jemaah tetap diminta bijak mengatur tenaga, termasuk tidak terlalu sering pergi ke Masjidil Haram.

“Jemaah rombongan satu kami himbau tetap istiqomah melakukan ibadah walaupun berkunjung ke Masjidil Haram jangan terlalu kerap karena selama ini kami lihat semangat dari jemaah kami itu sangat luar biasa,” katanya.

Selain itu, Yusron menyebut layanan bus shalawat diperkirakan akan dihentikan sekitar sepekan sebelum Armuzna. Karena itu, jemaah diminta memanfaatkan waktu yang ada dengan tetap memperhatikan kesehatan.

“Gunakan kesempatan yang masih ada ini mungkin satu hari, satu kali kita usahakan untuk bisa tetap ke Masjidil Haram dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah disampaikan oleh tim kesehatan dari kloter SUB 05,” pungkasnya.

Adapun kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait Armuzna ini juga dilakukan petugas kloter lain kepada jemaah haji Indonesia agar lebih siap menghadapi puncak ibadah haji sekaligus menjaga kondisi tubuh selama berada di Tanah Suci. (wid/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemeriksaan Faizal Rahman, KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Pemkot Madiun
• 6 jam lalurealita.co
thumb
84 SPPG di Surabaya Tak Kantongi SLHS Buntut 200 Siswa Keracunan MBG
• 17 jam laludetik.com
thumb
Harga Cabai hingga Ayam di Pasar Baru Bekasi Naik, Warga Mulai Kurangi Belanja
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tebus Murah 1.000 Paket Sembako untuk Warga Makassar
• 13 jam laluterkini.id
thumb
Netflix ekspansi paket beriklan ke 15 negara, Indonesia masuk daftar
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.