Menjajal Kereta Cepat Haramain Madinah-Makkah, Waktu Tempuh Hanya 2,5 Jam

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

ESQ Tours memilih moda transportasi Kereta Cepat Haramain (Haramain High Speed Railway) untuk memberangkatkan jemaah calon haji khusus dari Kota Madinah menuju Makkah, Arab Saudi. Penggunaan fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan maksimal dan efisiensi waktu bagi para tamu Allah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Pada kloter pertama 2026 ini, sebanyak 173 calon haji khusus ESQ Tours diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah menggunakan kereta cepat. Hasilnya jika biasanya perjalanan menggunakan bus memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam, dengan Kereta Cepat Haramain, jarak 450 km antara Madinah dan Makkah dapat ditempuh hanya dalam waktu 2,5 jam dengan kecepatan mencapai 300 km/jam.

Sebelum keberangkatan, setiap jemaah menerima tiket fisik yang sudah mencantumkan nomor gerbong dan kursi masing-masing. Setibanya di stasiun, jemaah diwajibkan melewati proses pemeriksaan ketat, termasuk pemindaian Kartu Nusuk, identitas resmi yang wajib dibawa oleh setiap jemaah calon haji di Arab Saudi.

Stasiun Kereta Cepat Madinah sendiri menawarkan suasana modern dengan arsitektur megah. Beberapa jemaah bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas stasiun yang dinilai sangat futuristik. 

"Pas masuk stasiunnya saya kaget, sudah kayak milenium, seperti di ruang angkasa," ujar salah satu jemaah haji khusus ESQ Tours, Widi, yang dikutip Newsline pada Kamis 14 Mei 2026.
  Baca juga: Digitalisasi Katering Haji, Pastikan Distribusi Makanan Akurat dan Tepat Sasaran
Kereta Cepat Haramain telah beroperasi sejak Oktober 2018. Untuk mendukung kelancaran transportasi selama musim haji 2026, Saudi Arabia Railways telah menyediakan lebih dari 2,2 juta kursi. Layanan ini terbagi menjadi dua kelas utama, yaitu Kelas Bisnis dan Kelas Ekonomi.

Untuk musim haji kali ini, tiket kelas ekonomi dibanderol dengan harga berkisar antara 200 hingga 300 riyal. Kereta ini tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan ruang kabin yang membuat jemaah merasa lebih rileks sebelum melaksanakan ibadah umrah.

Pihak ESQ Tours berharap bahwa pemilihan moda transportasi ini dapat menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima. Dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat, jemaah memiliki waktu istirahat yang lebih cukup sebelum menghadapi puncak ibadah haji di Makkah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Aman, 860 Gereja Dijaga
• 9 jam laludetik.com
thumb
Dewi Perssik Murka Nama Gabriel Felice Dikaitkan ke Masa Lalunya
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Eks Menko Ekuin soal Mundurnya Soeharto: Kita Nggak Bisa Lawan Arus Sejarah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Kantor PM Israel Bocorkan Netanyahu Diam-Diam Kunjungi UEA Selama Serangan ke Iran
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.