Trump dan Xi Jinping Bertemu, Nasib Perang Dagang AS-China di Ujung Meja Negosiasi

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping lalu apakah perang dagang AS dan China akan berakhir?

Pertemuan bersejarah tersebut dinilai dapat menjadi titik penentu arah hubungan ekonomi AS-China, mulai dari tarif perdagangan, Taiwan, hingga kerja sama teknologi dan kecerdasan buatan.

Kedua pemimpin diperkirakan membahas berbagai isu pelik, termasuk pembelian produk pertanian dan industri Amerika oleh China, tarif perdagangan, Taiwan, serta logam tanah jarang, dengan latar belakang perang di Iran dilansir dari CNBC, Jumat 15 Mei 2026. 

BACA JUGA:Pasif di Perang Iran-Israel, Xi Jinping dan Putin Diam-Diam Tetap Muncul di Balik Layar

"Setelah sembilan tahun penuh gejolak, pertemuan ini bisa menjadi “ujian penentu” bagi dinamika kekuatan G2 dunia," kata Justin Feng, ekonom Asia di HSBC.

Ia menyoroti bahwa Amerika Serikat, China, dan Uni Eropa kini menyumbang 60% dari PDB global.

KTT ini melanjutkan pertemuan Trump dan Xi pada akhir tahun lalu di Korea Selatan yang menghasilkan meredanya perang dagang antara kedua negara.

BACA JUGA:Pidato Imlek 2026: Xi Jinping Singgung Makna Shio Kuda Api, Bye Tahun Ular

Trump bahkan menyebut hubungan mereka sebagai G2, memicu harapan akan gencatan dagang yang lebih panjang.

"Tidak masuk akal bagi kedua negara untuk terus terlibat dalam perang dagang atau aksi balas-membalas,” ujar James Zimmerman, ketua AmCham China.

Pemerintahan Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa mereka akan menekan China agar membeli lebih banyak kedelai Amerika, pesawat Boeing, dan berbagai produk lainnya.

Sementara itu, Beijing menegaskan bahwa isu Taiwan akan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:Profil Zhang Youxia Jenderal China yang Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS, Langsung Dipecat Xi Jinping!

“Kata kuncinya adalah stabilisasi. Gencatan yang telah dinegosiasikan kedua pihak kemungkinan besar akan berubah menjadi kesepakatan formal,” ujar Graham Allison, profesor Harvard dan mantan asisten menteri pertahanan AS, dalam acara “The China Connection” di CNBC pada Kamis.

Merujuk pada teori bahwa ketegangan antara kekuatan yang sedang bangkit dan kekuatan dominan sering kali berujung perang, Xi mempertanyakan apakah AS dan China dapat melampaui “Perangkap Thucydides” — istilah yang dipopulerkan Allison, yang juga penulis buku Destined for War: Can America and China Escape Thucydides’s Trap?

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Mandiri (BMRI) Kucurkan Kredit ke Jababeka (KIJA) untuk Refinancing
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
WNA Dijambret di Bundaran HI, Korban Sampai Tersungkur
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Wall Street Meningkat, S&P 500 dan Nasdaq Perpanjang Rekor Kenaikan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Strategi BRI Life Memperkuat Implementasi ESG
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lantang di Forum BRICS! Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah Lawan Amerika
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.