REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA, – Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans) di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, telah berlangsung selama 13 tahun. Program ini digagas oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tolikara dan menjadi program unggulan di daerah tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara, Elisabeth Y Flassy Wandik, menyatakan bahwa Sarasehans telah membawa perubahan signifikan dalam meningkatkan gizi dan kualitas hidup anak-anak di wilayah itu. "Sebelumnya dengan program Makan Bergizi Gratis atau MBG, kami telah menerapkannya lebih dari satu dekade dan hasilnya sangat positif," ujarnya.
TP PKK Tolikara terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan program-program yang mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama generasi muda. "Kami mendukung pertumbuhan anak melalui makanan bergizi setiap pagi," tambahnya.
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dan kondisi geografis yang menantang, kader-kader TP PKK di distrik dan kampung tetap berkomitmen menyiapkan Sarasehans. "Kader kami terus berupaya menyiapkan generasi muda Tolikara yang baik dan cerdas melalui program Sarasehans dan Bunda PAUD," jelas Elisabeth.
Fokus pelayanan TP PKK di Kabupaten Tolikara adalah meningkatkan kualitas hidup dan gizi anak-anak asli Papua. "Kami berharap anak-anak Papua, khususnya di Tolikara, dapat berkembang dengan baik dan sehat, memiliki pendidikan yang baik, dan menjadi pemimpin masa depan," tutupnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.