REPUBLIKA.CO.ID, TENGGARONG, – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Kalimantan Timur mengarahkan investasi ke sektor unggulan seperti industri, energi, dan pariwisata melalui Regional Investor Relation Unit (RIRU). Langkah ini dilakukan untuk mendukung peran Kukar sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikan oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pada Kamis di Tenggarong, setelah penandatanganan komitmen dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa lalu.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menandatangani komitmen untuk menjalin sinergi antara Pemprov Kaltim, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, dan instansi terkait untuk menyatukan arah kebijakan, data, dan layanan investasi. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dan fasilitasi satu pintu bagi investor.
Penandatanganan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan investor dengan menjamin kepastian hukum, kejelasan lahan, dan kemudahan izin, serta mempercepat realisasi investasi dengan promosi dan penghapusan hambatan. Langkah ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.
Dalam berita acara tersebut, terdapat 10 komitmen bersama, di antaranya meningkatkan koordinasi pemangku kepentingan dalam mempercepat realisasi investasi, menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) daerah, serta menyediakan lahan clear and clean yang siap ditawarkan kepada calon investor.
Komitmen lainnya termasuk mendukung peningkatan sarana prasarana infrastruktur, memperbaiki pelayanan perizinan, memperkuat kepastian hukum bagi investor, meningkatkan kajian potensi investasi daerah, dan menyusun dokumen proyek investasi lengkap.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa Pemkab Kukar sangat mendukung 10 komitmen yang sudah ditandatangani bersama, baik oleh provinsi maupun Bank Indonesia, untuk menarik lebih banyak investor ke daerah tersebut.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




