Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan timnya akan terus membayangi Arsenal demi menjaga peluang menjuarai Liga Inggris musim ini meskipun jadwal padat memaksa dirinya melakukan rotasi pemain akibat faktor kelelahan.
"Semuanya bergantung pada mereka (Arsenal). Jika mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, tidak ada lagi yang perlu dibicarakan," kata Guardiola dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Kamis.
Pada pertandingan terakhir, City meraih kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada Kamis dini hari. Kemenangan tersebut membuat The Citizens kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Namun, kedua tim tersebut kini menyisakan dua pertandingan terakhir di liga yang akan menjadi penentu perburuan gelar.
Baca juga: Tumbangkan Crystal Palace 3-0, Manchester City jaga peluang juara
Guardiola menyadari bahwa nasib timnya sangat bergantung pada hasil yang diraih sang rival dalam sisa kompetisi. Mantan pelatih Barcelona itu menyatakan bahwa yang bisa dilakukan timnya saat ini hanyalah tetap sebagai ancaman jika Arsenal tergelincir.
Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama bagi pelatih asal Spanyol tersebut. Ia mengakui bahwa jadwal yang sangat rapat telah menyebabkan para pemainnya dilanda kelelahan hebat menjelang akhir musim.
"Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga," ujarnya merujuk pada peluang menyalip Arsenal. "Dua pertandingan terakhir akan berjalan sulit."
Man City dijadwalkan menghadapi Chelsea di final Piala FA pada hari Sabtu di Wembley, kemudian harus berhadapan dengan Bournemouth dan Aston Villa pada pekan terakhir Liga Inggris. Guardiola menekankan pentingnya pemulihan cepat bagi para pemainnya.
Baca juga: Pep tegaskan City masih miliki peluang untuk juarai Liga Inggris
"Dan yang bisa kami lakukan sekarang adalah tidur secepat mungkin dan bersiap untuk Piala FA. Itulah yang harus kami lakukan," tutur Guardiola.
Ia menambahkan bahwa tantangan tidak berhenti di Wembley karena mereka harus segera bersiap menghadapi Bournemouth tiga hari setelah final tersebut. Perjalanan ke London dan waktu bersama keluarga disebutnya sebagai faktor tambahan yang memengaruhi tingkat kelelahan skuad.
Guna menjaga kebugaran, Guardiola melakukan enam perubahan dalam starting line-up saat melawan Palace, termasuk mengistirahatkan Erling Haaland selama 90 menit penuh. Ia menyatakan memiliki kepercayaan penuh pada kedalaman skuat yang dimilikinya.
"Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad," tegasnya.
Menatap laga penutup liga, Guardiola mewaspadai performa Bournemouth dan kualitas Aston Villa di bawah asuhan Unai Emery. Ia berjanji bahwa timnya akan tetap berupaya tampil maksimal baik secara fisik maupun mental demi menyapu bersih kemenangan di semua kompetisi yang tersisa.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal dekati trofi juara
"Semuanya bergantung pada mereka (Arsenal). Jika mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, tidak ada lagi yang perlu dibicarakan," kata Guardiola dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Kamis.
Pada pertandingan terakhir, City meraih kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada Kamis dini hari. Kemenangan tersebut membuat The Citizens kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Namun, kedua tim tersebut kini menyisakan dua pertandingan terakhir di liga yang akan menjadi penentu perburuan gelar.
Baca juga: Tumbangkan Crystal Palace 3-0, Manchester City jaga peluang juara
Guardiola menyadari bahwa nasib timnya sangat bergantung pada hasil yang diraih sang rival dalam sisa kompetisi. Mantan pelatih Barcelona itu menyatakan bahwa yang bisa dilakukan timnya saat ini hanyalah tetap sebagai ancaman jika Arsenal tergelincir.
Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama bagi pelatih asal Spanyol tersebut. Ia mengakui bahwa jadwal yang sangat rapat telah menyebabkan para pemainnya dilanda kelelahan hebat menjelang akhir musim.
"Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga," ujarnya merujuk pada peluang menyalip Arsenal. "Dua pertandingan terakhir akan berjalan sulit."
Man City dijadwalkan menghadapi Chelsea di final Piala FA pada hari Sabtu di Wembley, kemudian harus berhadapan dengan Bournemouth dan Aston Villa pada pekan terakhir Liga Inggris. Guardiola menekankan pentingnya pemulihan cepat bagi para pemainnya.
Baca juga: Pep tegaskan City masih miliki peluang untuk juarai Liga Inggris
"Dan yang bisa kami lakukan sekarang adalah tidur secepat mungkin dan bersiap untuk Piala FA. Itulah yang harus kami lakukan," tutur Guardiola.
Ia menambahkan bahwa tantangan tidak berhenti di Wembley karena mereka harus segera bersiap menghadapi Bournemouth tiga hari setelah final tersebut. Perjalanan ke London dan waktu bersama keluarga disebutnya sebagai faktor tambahan yang memengaruhi tingkat kelelahan skuad.
Guna menjaga kebugaran, Guardiola melakukan enam perubahan dalam starting line-up saat melawan Palace, termasuk mengistirahatkan Erling Haaland selama 90 menit penuh. Ia menyatakan memiliki kepercayaan penuh pada kedalaman skuat yang dimilikinya.
"Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad," tegasnya.
Menatap laga penutup liga, Guardiola mewaspadai performa Bournemouth dan kualitas Aston Villa di bawah asuhan Unai Emery. Ia berjanji bahwa timnya akan tetap berupaya tampil maksimal baik secara fisik maupun mental demi menyapu bersih kemenangan di semua kompetisi yang tersisa.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal dekati trofi juara




