Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta.

Kemenangan SMAN 1 Yogyakarta dalam mengikuti ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi D.I.Yogyakarta justru disalah artikan oleh netizen.

Sebelumnya, perbedaan penilaian dewan juri dari jawaban siswi SMAN 1 Pontianak pada ajang LCC tingkat Provinsi Kalimantan Barat menimbulkan polemik di masyarakat.

Publik memberikan reaksi keras kepada dewan juri dan MC pada acara tersebut setelah potongan video pada momen tersebut viral di media sosial.

MPR RI mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan dewan juri serta MC pada acara tersebut dan akan mengulang perlombaan tersebut.

Tak disangka, keberhasilan SMAN 1 Teladan Yogyakarta memenangkan LCC Empat Pilar tingkat Provinsi D.I.Yogyakarta justru terkena imbas polemik tersebut.

SMAN 1 Teladan Yogyakarta Dibanjiri Hujatan

SMAN 1 Teladan Yogyakarta keluar sebagai juara pertama pada seleksi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tahun 2026 tingkat Provinsi D.I.Yogyakarta.

Salah satu SMA favorit di Yogyakarta ini berhasil memenangkan ajang yang diselenggarakan pada Sabtu (11/4/2026) setelah mengalahkan SMAN 7 Yogyakarta dan MAN 1 Yogyakarta.

Sayangnya, saat mengabadikan momen kemenangan melalui sebuah unggahan di media sosial, tim SMAN 1 Teladan Yogyakarta menjadi target hujatan netizen.

Melalui akun media sosial TikTok @awokwowk.0, momen kemenangan mereka di tingkat provinsi mendapat komentar miring dari netizen.

Tak sedikit netizen yang menuding mereka melakukan kecurangan terhadap SMAN 1 Pontianak.

“Kak bayarnya berapa?” sindir seorang netizen.

“Abis berapa kak bayar jurinya” tulis salah satu netizen.

“Oh ini mencurangi regu C” kata netizen lain.

“Dibantu juri itu,” komentar seorang netizen.

Setelah banyaknya komentar negatif, banyak netizen yang membela pemilik akun tersebut dengan mengatakan bahwa para netizen tersebut salah orang.

“Jangan hujat yang ini woyy,” seru salah satu netizen.

“Tolong ya jangan fomo kalian! Yang diperbincangkan di sosmed itu di Kalbar sedangkan kayak ini di DIY. jadi kalian jangan fomo, tabayyun dulu deh sebelum menghujat, paham nggak?” ujar netizen lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada Kamera Tersembunyi di Kamar Hotel, Begini Cara Mendeteksinya
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Catat tanggalnya! - Trump Undang Xi Jinping dan Ibu Negara China untuk berkunjung ke AS
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Dua Sisi Penutupan Pelintasan Liar Tebet: Cegah Kecelakaan Fatal, tapi Bikin Warga Resah
• 9 jam lalukompas.com
thumb
23 Ribu Orang Telah Mendaftar untuk Ikuti Perayaan Tri Suci Waisak di Borobudur Jawa Tengah
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Percakapan dengan Chatbot AI Dapat Mengaburkan Batas Realitas dan Delusi
• 7 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.