Pemerintah Bongkar Rencana Proyek Kota Baru, Tangerang Jadi Lokasi Pertama

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai mematangkan rencana pembangunan kota-kota baru di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu lokasi yang dipastikan masuk tahap awal pengembangan berada di Kabupaten Tangerang.

Menteri PKP Maruarar Sirait atau akrab disapa Ara mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan survei sejumlah titik strategis untuk pembangunan kawasan kota baru sekaligus rumah susun subsidi.

Menurut Ara, lahan yang disiapkan untuk proyek tersebut berada di Tangerang dengan luas sekitar 4,5 hingga 5 hektare.

"Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang," ucap Ara usai bertemu dengan Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor di Menara BTN, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (15/5). 

Baca Juga: Rumah Subsidi Sepi Peminat, BI Catat Penjualan Turun 45%

Ara menjelaskan, lahan tersebut disiapkan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan kini masih berada dalam tahap penjajakan lokasi.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan kawasan yang dipilih benar-benar strategis dan cocok untuk pengembangan kota baru yang terintegrasi dengan hunian subsidi.

“Kita akan sampaikan sesuai rapat dua minggu lalu dengan Pak Ketua Satgas, Pak Hashim. Sekarang lagi bekerja Pak Robert dan tim untuk mensurvei lokasi-lokasi yang strategis, yang cocok untuk kota baru dan juga untuk rumah susun subsidi,” ujarnya.

Ara menyebut ke depan pemerintah akan mengumumkan lokasi-lokasi lain beserta luas lahan yang akan digunakan untuk proyek kota baru tersebut.

Untuk mempercepat program, Kementerian PKP bersama Kementerian ATR/BPN juga telah membentuk satuan tugas khusus guna mengecek dan memetakan lahan potensial yang sesuai untuk pembangunan kawasan permukiman baru dan rumah subsidi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Alokasikan Anggaran Renovasi Rumah Rp20 Juta Per Unit

"Sekarang lagi bekerja Pak Roberia (Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko) dan tim untuk me-survei lokasi-lokasi yang strategis, yang cocok untuk kota baru dan juga untuk rumah susun subsidi," jelas Ara.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mulai melibatkan sektor perbankan dalam penyediaan pembiayaan kredit perumahan. Salah satu bank yang disebut telah diminta ikut mendukung program ini adalah BSN.

Ara menegaskan kota baru yang dirancang pemerintah nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga masyarakat kelas menengah. “Kota itu nanti bisa untuk yang MBR, untuk juga yang menengah. Dan juga fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, olahraga dan sebagainya,” terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Iduladha, Penjualan di Pasar Hewan Sibreh Aceh Besar Melonjak 90%
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Thailand Open 2026: 2 Wakil Indonesia Bertempur di Perempat Final
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Setiba dari Jakarta, Bupati Sidrap Langsung Tinjau Banjir Amparita
• 20 menit laluterkini.id
thumb
Romantisme drama musikal MAR, kisah cinta di masa Bandung Lautan Api
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenkum akui musik Panting sebagai warisan budaya Kalsel
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.