Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump-Xi

idxchannel.com
22 jam lalu
Cover Berita

Harga emas melemah pada Kamis (14/5/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump-Xi. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga emas melemah pada Kamis (14/5/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) setelah muncul kabar penyitaan sebuah kapal serta tenggelamnya kapal lain.

Di sisi lain, investor juga mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Baca Juga:
Harga Minyak Stabil, Kabar dari Selat Hormuz Masih Jadi Fokus

Emas spot turun 0,79 persen menjadi USD4.652,27 per troy ons.

Indeks dolar AS menguat 0,3 persen, membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca Juga:
WIKA Gedung (WEGE) Tunjuk Mahendra Vijaya sebagai Dirut, Bambang Riswanda Jadi Komut

Harga minyak naik setelah muncul laporan mengenai tenggelamnya kapal kargo India dan penyitaan kapal lain di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) yang tengah menuju perairan Iran.

Sebelumnya, harga minyak sempat melemah setelah media pemerintah Iran menyebut kapal-kapal China melintasi Selat Hormuz.

Baca Juga:
Hilirisasi Nikel dan Ekosistem EV Diproyeksi Jadi Motor Pertumbuhan Jangka Panjang RI

“Apa yang terjadi di Selat Hormuz hari ini menopang harga minyak dan kembali memicu ekspektasi bahwa suku bunga The Fed akan bertahan tinggi lebih lama. Jika digabung dengan data inflasi yang panas pekan ini, wajar bila dolar menguat dan memberi tekanan pada emas,” ujar Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, dikutip Reuters.

Peluang pemangkasan suku bunga AS kini sebagian besar memudar, menurut alat FedWatch milik CME Group, di tengah lonjakan tajam harga produsen dan konsumen AS pada April yang dipicu kenaikan biaya energi.

“Ada risiko penurunan signifikan pada emas jika konflik Timur Tengah tidak terselesaikan,” kata Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek.

Menurut dia, persediaan dan pasokan produk energi dapat menjadi terbatas sehingga mendorong biaya energi dan inflasi semakin tinggi.

Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Sementara itu, Xi mengatakan kepada Trump bahwa pembicaraan dagang mengalami kemajuan pada Kamis, namun menegaskan perbedaan pandangan terkait Taiwan dapat mengganggu hubungan kedua negara.

Di sisi lain, ringkasan pembicaraan versi AS tidak menyinggung isu Taiwan.

Di tempat lain, pemerintah India mengumumkan pembatasan impor emas sebesar 100 kilogram dalam skema advance authorization.

Harga perak spot turun 4,1 persen menjadi USD84,36 per ons, platinum melemah 3,3 persen ke USD2.066,75, dan paladium turun 3,5 persen menjadi USD1.447,73 per ons. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disanksi Buntut Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Syahri: Saya Menyesal
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Pemerintah Siapkan Aturan soal Kontrak Pelaku UMKM dengan TikTok Shop dan Shopee Cs, Ini Detailnya
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Hasil Practice Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Tempati Posisi 19, Harus Ikuti Q1
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Persija tegaskan datang ke Kediri untuk raih tiga poin
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.