Makassar, ERANASIONAL.COM – Brutalnya geng motor membuat Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana geram.
Dia pun menegaskan tidak segan-segan tembak di tempat jika komplotan geng motor membahayakan warga dan aparat kepolisian.
Pernyataan itu disampaikan Arya setelah pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR Ri, Ahmad Sahroni.
“Kalau mereka mengancam nyawa masyarakat dan pihak kepolisian saya perintahkan tembak di tempat,”tegas Arya dikutip Kamis (14/5).
Mengingat pada 26 dan 28 April 2026 di wilayah Kecamatan Rappocini Makassar ada anggota Polisi diserang menggunakan busur panah oleh geng motor.
“Ada Polisi di situ, dia mengancam nyawa masyarakat di situ dengan parang atau mungkin senjata lainnya, tembak di tempat!,”kembali Arya menegaskan.
“Begitu juga kalau mengancam jiwa anggota Kepolisian yang sedang bertugas, tembak di tempat. Itu perintah saya,” tambahnya.
Namun jika geng motor ditemukan di jalan tidak berbuat onar tetap akan diamankan untuk dibina.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni mengatakan bahwa seluruh jajaran kepolisian daerah perlu memberikan instruksi yang jelas kepada personel di tingkat Polres hingga Polsek.
Ia menekankan bahwa petugas harus memiliki keberanian mengambil keputusan cepat saat menghadapi pelaku begal di lapangan.
“Saya minta seluruh Polda menginstruksikan secara clear kepada jajaran di Polres dan Polsek, agar anggotanya berani melakukan tembakan terukur di tempat kepada para pelaku begal,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Karena kalau aparat telat sedikit kata dia, justru nyawa masyarakat yang terancam atas ulahnya.
““Lumpuhkan mereka, amankan, lalu proses hukum dengan tegas. Karena kalau aparat terlambat sedikit saja mengambil tindakan, justru nyawa masyarakat yang bisa hilang dibunuh oleh mereka,” tambahnya.
Sahroni juga menekankan pentingnya penguatan standar operasional prosedur (SOP) bagi personel patroli.
Baginya, aparat di lapangan harus memiliki pedoman yang jelas agar tidak ragu saat menghadapi situasi berbahaya.
“Pasukan patroli harus dibekali SOP yang kuat agar berani mengambil keputusan di jalan,” tegasnya. []]





