JEMBER, iNews.id- Polisi menetapkan sopir truk berinisial F sebagai tersangka kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara ilegal di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tersangka diduga membeli BBM subsidi dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
Kasus ini bermula dari video viral yang memperlihatkan, truk melakukan pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar di SPBU Tegal Besar, Jember, pada malam hari. Aktivitas tersebut menimbulkan kecurigaan warga karena dilakukan saat kondisi SPBU sepi dan minim penerangan.
Kecurigaan semakin menguat setelah salah satu anggota DPRD Jember, David Handoko Seto mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tiga jeriken berukuran besar berisi BBM subsidi di dalam truk tersebut.
Saat situasi lengah, sopir truk bersama kendaraan dan BBM yang dibawanya melarikan diri. Upaya pengejaran sempat dilakukan, tetapi mobil milik anggota DPRD Jember yang mengejar diduga ditabrak dari samping di wilayah Kecamatan Ambulu hingga hampir masuk ke sungai.
Baca Juga:BNPP Dorong Daya Saing Tenun Ikat Belu di PLBN Motaain NTTAtas kejadian tersebut, David Handoko Seto melaporkan kasus itu ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan F sebagai tersangka.
Polisi juga mengungkap bahwa pelaku sempat mengganti warna cat truk untuk mengelabui petugas. Meski demikian, aparat berhasil menemukan dan menyita truk tersebut bersama tersangka di wilayah Kecamatan Tempurejo, Jember.
Kanit Tipiter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono mengatakan, masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.
"Kita telah menetapkan tersangka atas inisiap F yang berdomisili di Tempurejo, Jember. Kemudian kami telah mengamankan barang bukti berupa truk yang digunakan oleh pelaku untuk mengangkut BBM," ujar Ipda Hary.
Polisi menduga BBM subsidi yang dibeli secara ilegal itu akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi demi meraup keuntungan. Hingga kini, penyidik masih mendalami jaringan serta alur distribusi BBM subsidi tersebut.
#jatim




