Bandung Dihantui Ancaman Gempa Besar Sesar Lembang, Ini Titiknya

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilutrasi gempa. (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kawasan Bandung Raya berada di bawah bayang-bayang ancaman gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 hingga 7 yang dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang. Patahan aktif sepanjang kurang lebih 29 km di sisi utara Bandung ini terus menjadi fokus perhatian para pakar geologi lantaran letaknya yang bersinggungan langsung dengan area pemukiman padat.

Badan Geologi Kementerian ESDM memaparkan peringatan tersebut dalam sebuah diskusi daring yang mengupas tuntas karakteristik geologi dan geofisika Sesar Lembang sejak Maret. Melalui riset terbaru, otoritas terkait berupaya memetakan struktur patahan secara mendalam guna menyusun strategi mitigasi bencana yang lebih efektif bagi penduduk di sekitar wilayah terdampak.


Pilihan Redaksi
  • Tsunami 100 Meter Hantam Ambon-2.000 Tewas, BMKG Ingatkan Ini
  • Breaking: Gempa M 4,6 Guncang Iran, Terkait Aktivitas Militer?
  • NASA Buka-Bukaan Tanda Kiamat, Wilayah RI Dalam Bahaya Besar
  • Ada Jejak Sesar Aktif Purba Gunung Ciremai, Wilayah Kuningan Waspada

Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi, Edy Slameto sempat mengatakan, pihaknya telah melakukan survei geologi dan geofisika terpadu pada akhir 2025 untuk mempelajari lebih dalam karakter Sesar Lembang. Penelitian ini menggabungkan berbagai metode, mulai dari penginderaan jauh, survei lapangan hingga analisis kondisi bawah permukaan.

Dikutip Jumat (15/5/2026), survei tersebut menggunakan berbagai metode geofisika, seperti Ground Penetrating Radar (GPR), geolistrik, geomagnetik detail, hingga metode geofisika dalam seperti gravity dan pemantauan gempa mikro. Pendekatan ini dilakukan untuk memetakan struktur patahan secara lebih akurat.

Dari hasil kajian tersebut, Badan Geologi membagi Sesar Lembang menjadi tiga segmen utama, yaitu segmen barat, segmen tengah, dan segmen timur. Segmen barat memiliki karakter patahan yang relatif tegak di permukaan, namun pada kedalaman yang lebih besar cenderung miring ke arah selatan sementara itu, segmen tengah menunjukkan struktur patahan yang juga tegak tetapi memiliki karakter geologi yang berbeda dibandingkan segmen barat.

Adapun pada segmen timur ditemukan pola yang lebih kompleks. Data menunjukkan kemungkinan adanya dua pola kemiringan patahan, yakni miring ke arah utara di dekat permukaan, namun menjadi lebih tegak pada kedalaman yang lebih dalam.

Para peneliti juga menyoroti bahwa risiko gempa di wilayah Sesar Lembang tidak hanya berasal dari guncangan utama, tetapi juga bahaya ikutan seperti gerakan tanah dan retakan permukaan. Kondisi tersebut dinilai mirip dengan situasi di sekitar Sesar Cugenang yang memicu gempa Cianjur pada 2022. Daerah tersebut memiliki kesamaan kondisi geologi, yakni tersusun dari material rombakan gunung api muda yang relatif rapuh.

Selain faktor geologi, kerentanan bangunan yang tidak tahan gempa serta minimnya mitigasi juga dapat memperbesar dampak bencana jika gempa terjadi. Oleh sebab itu, Badan Geologi menilai perlu upaya serius dalam pengurangan risiko bencana di kawasan sekitar Sesar Lembang, terutama melalui peningkatan mitigasi gempa dan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya geologi di wilayah Bandung Raya.


(tps/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKB Soroti Relasi Kuasa, Politik hingga Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov DKI Larang Lapak Hewan Kurban di Trotoar dan Taman Kota
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Tipis, Cek Selengkapnya di Sini!
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Imbal Hasil US Treasury Diprediksi Tetap Tinggi, Kemampuan Kevin Warsh Kendalikan Inflasi Diuji
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
AS Disebut Negara yang Alami Kemunduran, Trump: Itu di Era Joe Biden
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.