Pantau - Pemerintah Jepang memantau hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di tengah kekhawatiran Washington dapat memberikan konsesi terkait Taiwan sebagai bagian dari kesepakatan dagang dengan Beijing.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menghubungi Trump melalui sambungan telepon guna membahas hasil pertemuan tersebut.
Seorang pejabat senior Jepang mengatakan langkah itu dipertimbangkan karena isu Taiwan dinilai memiliki implikasi besar terhadap keamanan kawasan Asia Timur.
“Perdana Menteri (Takaichi) bisa berbicara dengan Trump melalui saluran telepon,” kata pejabat senior Jepang tersebut.
Pertemuan Trump dan Xi Jinping berlangsung selama dua hari di China dan menjadi kunjungan pertama presiden Amerika Serikat ke negara itu dalam hampir satu dekade terakhir.
Jepang Khawatir Kompromi Taiwan Pengaruhi Stabilitas KawasanKekhawatiran Tokyo muncul setelah Xi Jinping menegaskan kepada Trump bahwa hubungan Amerika Serikat dan China dapat memburuk hingga memicu konflik apabila isu Taiwan tidak ditangani dengan tepat.
Sebelumnya, pernyataan Takaichi mengenai Taiwan pada November lalu sempat memperburuk hubungan Jepang dengan Beijing.
Di hadapan parlemen Jepang, Takaichi juga pernah menyebut serangan terhadap Taiwan dapat memicu respons Pasukan Bela Diri Jepang untuk mendukung Amerika Serikat.
Pemerintah Jepang tetap menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan serta mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak mendukung kemerdekaan Taiwan.
Jepang Pantau Kesepakatan Trump dan Xi JinpingPemerintah Jepang juga mencermati berbagai isu strategis lain yang dibahas dalam pertemuan Trump dan Xi Jinping, termasuk pengendalian ekspor komoditas dual-use dan tanah jarang oleh China.
Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut pemerintah masih menunggu hasil detail pembicaraan kedua negara tersebut.
“Anda tak akan bisa menerka apa yang akan Trump katakan,” ujar pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Jepang.
Pejabat Jepang lainnya mengatakan Tokyo perlu memperhatikan bidang-bidang yang berhasil disepakati maupun yang belum mencapai kesepakatan antara Washington dan Beijing.
“Kami harus benar-benar memerhatikan di bidang mana yang mereka berhasil sepakati dan di mana kesepakatan belum tercapai,” katanya.




