Hari Ini, Gerindra Sidang Anggota DPRD Jember yang Main Gim dan Merokok Saat Rapat

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra akan menggelar sidang Majelis Kehormatan Partai terhadap anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi pada Jumat (15/5/2026) pukul 14.00 WIB.

Sidang dilakukan menyusul viralnya video yang memperlihatkan Syahri bermain gim sambil merokok saat rapat pembahasan stunting dan kesehatan masyarakat.

“Iya benar. Sidang akan digelar hari ini jam 14.00 di Ruang Sidang Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai Gerindra,” kata Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman, Jumat.

Habiburokhman menyebutkan, dirinya akan memimpin langsung jalannya sidang tersebut selaku Ketua Majelis Kehormatan Partai.

Hasil keputusan juga akan langsung keluar dan ditetapkan pada Jumat ini.

Baca juga: Beda Sikap Kasus Main Game Saat Rapat, Ketua DPRD Jember Minta Maaf, Syahri Kirim Video Penyesalan

“Sidang akan saya pimpin langsung selaku Ketua Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai. Adapun putusan akan dikeluarkan hari ini juga,” jelas dia.

Berdasarkan surat pemanggilan DPP Partai Gerindra yang diterima Kompas.com, Achmad Syahri dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait video viral yang memperlihatkan dirinya bermain gim dan merokok saat rapat dengar pendapat (RDP). Dalam surat bernomor 05-012/A/MK-GERINDRA/2026 itu, Syahri diminta hadir dalam pemeriksaan Majelis Kehormatan Partai pada Jumat pukul 14.00 WIB.

Selain itu, Syahri juga diminta membawa saksi dan bukti terkait pemeriksaan tersebut.

Untuk diketahui, video Achmad Syahri Assidiqi yang merupakan anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Gerindra viral di media sosial.

Dalam video itu, Syahri tampak bermain gim yang diduga Clash of Clans sambil memegang rokok ketika rapat berlangsung.

Baca juga: Anggota DPRD Jember Minta Maaf usai Viral Main Game dan Merokok saat Rapat

Peristiwa itu terjadi saat Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, serta perwakilan 15 puskesmas pada Senin (11/5/2026).

Ketua DPRD Jember Ahmad Halim sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakan anggota dewan tersebut.

“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga,” kata Halim, Selasa (12/5/2026).

Menurut Halim, persoalan tersebut akan diproses melalui Badan Kehormatan DPRD Jember karena dinilai tidak mencerminkan etika dan kedisiplinan anggota legislatif.

Baca juga: Syahri Dipanggil Mahkamah Partai Gerindra karena Main Game-Merokok Saat Rapat, DPC Jember Siap Dampingi

Dia mengatakan, Syahri juga berpotensi mendapatkan sanksi administratif apabila terbukti melanggar etik kedewanan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain diproses di DPRD Jember, Halim menyebut Partai Gerindra juga akan menindaklanjuti persoalan itu secara internal.

“Kalau kami dari partai tentu akan menindak anggota tersebut melalui teguran ataupun sanksi administratif maupun sanksi disiplin keanggotaan di partai,” ujar Halim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp 7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20 Persen
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Yusril Tegaskan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi Bukan Arahan Pemerintah
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polisi perkuat pengamanan dermaga antisipasi lonjakan wisatawan
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Tentukan Waktu dan Tempat Munas-Konbes, PBNU Gelar Pleno Pada 21 Mei 2026
• 2 jam laludisway.id
thumb
Usai Gerbang Digital dan GPS, RT di Gandaria Jaksel Kini Pasang Panic Button-Toa Malam
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.