Jakarta, tvOnenews.com - Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat mendadak menjadi perhatian.
Tak banyak yang tahu ternyata Shindy Lutfiana pernah mengikuti ajang pencarian bakat pembawa acara bertajuk Tangerang MC Competition 2025 yang digelar Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Tangerang.
Jejak partisipasi Shindy Lutfiana dalam kompetisi tersebut sempat diunggah melalui akun Instagram resmi Prokopim Kota Tangerang pada 2025 lalu. Dalam ajang itu, Shindy Lutfiana tercatat sebagai salah satu peserta yang lolos ke tahap 30 besar.
“Selamat untuk 30 peserta Tangerang MC Competition 2025 yang lanjut ke tahap selanjutnya,” tulis Prokopim Kota Tangerang dalam unggahannya.
Nama Shindy Lutfiana Al Aziz masuk dalam daftar peserta yang berhasil melaju dari puluhan peserta lainnya. Kompetisi tersebut diketahui diikuti sekitar 65 peserta dari wilayah Tangerang Raya yang ingin menunjukkan kemampuan sebagai pembawa acara profesional.
Ajang Tangerang MC Competition sendiri digelar untuk menjaring bakat-bakat MC potensial. Pihak penyelenggara bahkan menyediakan total hadiah mencapai Rp27 juta bagi para pemenang.
Namun berdasarkan penelusuran di media sosial Prokopim Kota Tangerang, nama Shindy Lutfiana tidak lagi muncul dalam pengumuman 10 besar peserta. Dengan demikian, ia dipastikan tidak melanjutkan kompetisi ke tahap berikutnya.
Meski gagal melangkah lebih jauh di ajang tersebut, Shindy Lutfiana tetap aktif meniti karier sebagai pembawa acara profesional. Salah satu kegiatan yang kemudian membawanya menjadi sorotan publik ialah saat menjadi MC dalam babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat.
Acara final LCC itu berlangsung di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026) dan diikuti tiga sekolah, yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, serta SMAN 1 Sanggau.
Polemik bermula saat sesi rebutan jawaban ketika Shindy Lutfiana sebagai MC, membacakan pertanyaan terkait lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam memilih anggota BPK.
Peserta dari Regu C2 SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Ocha, menjadi peserta tercepat menekan tombol dan memberikan jawaban.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab Ocha.




