Wamensos Pastikan Pelanggaran Pengadaan Sekolah Rakyat Diproses Hukum

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jika terbukti ada penyelewengan, akan langsung diproses secara hukum.

Wamensos Pastikan Pelanggaran Pengadaan Sekolah Rakyat Diproses Hukum

IDXChannel - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan tak akan memberi ampun kepada oknum pegawai jika terbukti melakukan pelanggaran dalam proses pengadaan program Sekolah Rakyat.

Jika terbukti ada penyelewengan, akan langsung diproses secara hukum.

Baca Juga:
Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Diproyeksi Rampung Bersamaan pada Juni

"Apabila ditemukan adanya aspek pelanggaran hukum, maka penanganannya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangannya," kata Agus Jabo, Jumat (15/5/2026).

Sementara itu, Kemensos telah membentuk tim khusus untuk mendalami pengadaan barang dan jasa Sekolah Rakyat terdiri dari Inspektorat Jenderal (Itjen) dan dipimpin langsung oleh Agus Jabo.

Baca Juga:
Gus Ipul Nonaktifkan Dua Pejabat Kemensos Terkait Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Tim terbentuk sejak satu pekan lalu atas arahan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf untuk melakukan audit internal secara mendalam mengenai proses pengadaan Sekolah Rakyat.

Agus Jabo melanjutkan, tim khusus telah melakukan klarifikasi terhadap dokumen mekanisme dan tim yang terkait pengadaan sepatu Sekolah Rakyat. Secara umum, kata dia, proses pengadaan telah dilaksanakan sesuai  prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Baca Juga:
10 Ribu Rumah Tak Layak Huni Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Bakal Direnovasi

Namun, Agus Jabo mengungkapkan, berdasarkan hasil klarifikasi, tim khusus menemukan adanya potensi maladministrasi pada proses pengadaan sepatu murid Sekolah Rakyat Tahun 2025.

Baca Juga:
Wamensos Minta Hasil Investigasi Mark Up Harga Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan

"Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap proses pengadaan barang dan jasa, diketahui terdapat volume pengadaan besar, adanya keterbatasan waktu dan keterbatasan sumber daya manusia, sehingga ada potensi maladministrasi," kata dia.

Oleh karena itu, Agus Jabo menambahkan, tim khusus perlu melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan apakah terdapat ketidaktepatan dalam proses pengadaan barang dan jasa, maupun kemungkinan adanya selisih antara perencanaan serta realisasi.

Dia menekankan, Kemensos tidak segan memberikan sanksi jika benar terbukti adanya masalah dalam proses pengadaan itu.

"Apabila nantinya ditemukan permasalahan sebagaimana dugaan di atas, maka pihak terkait akan diminta pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan dikenakan sanksi disiplin (bagi)pegawai yang terlibat," katanya.

Lebih lanjut Agus Jabo mengatakan, isu mengenai dugaan markup harga pengadaan sepatu ini menjadi evaluasi penting bagi Kemensos dalam tata Kelola pengadaan barang dan jasa. Sehingga kedepan semakin cermat, akuntabel, transparan dan profesional.

Sikap tegas juga ditunjukkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dengan menonaktifkan sementara dua pejabat yang terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran proses pendalaman atas temuan yang muncul dalam evaluasi internal.

Dua pejabat yang dibebastugaskan sementara adalah Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa selaku Pejabat Pembuat Komitmen, serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.

Gus Ipul menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga objektivitas dan efektivitas proses investigasi yang tengah berjalan.

“Dalam kaitan dengan keperluan tersebut, juga untuk kelancaran terhadap proses pendalaman yang dimaksud, serta demi kelancaran proses pengadaan berikutnya, saya membebaskan tugaskan sementara dari jabatannya,” katanya.

Dia menambahkan, langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa ke depan.

“Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026,” katanya.

Selain itu, Gus Ipul juga meminta Sekretaris Jenderal, Robben Rico untuk segera melakukan rasionalisasi anggaran serta penguatan kapasitas tim pengadaan.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Xi Jinping Sebut Amerika Serikat Alami Kemunduran, Trump Salahkan Joe Biden
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cara Mudah Mengunduh Video Facebook, dari Publik sampai Private
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Kunjungan Trump ke China: Bahas Perdagangan, Tarif, hingga AI
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Nadiem Sangat Disayangkan
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh Melonjak pada Long Weekend Mei 2026
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.