UEA Bangun Pipa Minyak Baru agar Terbebas dari Penutupan Selat Hormuz

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Uni Emirat Arab (UEA) akan mempercepat pembangunan jalur pipa minyak baru untuk menggandakan kapasitas ekspornya melalui Fujairah pada 2027.

UEA Bangun Pipa Minyak Baru agar Terbebas dari Penutupan Selat Hormuz. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Uni Emirat Arab (UEA) akan mempercepat pembangunan jalur pipa minyak baru untuk menggandakan kapasitas ekspornya melalui Fujairah pada 2027.

Dilansir dari Al Arabiya pada Jumat (15/5/2026), proyek ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan UEA untuk mengekspor minyak tanpa melalui Selat Hormuz.

Baca Juga:
Momen Akrab Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Menurut kantor berita ADMO, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed mengarahkan Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC) untuk mempercepat proyek Jalur Pipa Barat-Timur selama pertemuan komite eksekutif.

ADMO menambahkan bahwa jalur pipa tersebut sedang dibangun dan diharapkan mulai beroperasi pada 2027.

Baca Juga:
Harga Minyak Stabil, Kabar dari Selat Hormuz Masih Jadi Fokus

Jalur Pipa Minyak Mentah Abu Dhabi (ADCOP) yang ada di UEA, juga dikenal sebagai jalur pipa Habshan-Fujairah, dapat mengangkut hingga 1,8 juta barel per hari (bph), dan telah terbukti sangat penting di tengah lumpuhnya Selat Hormuz.

Jalur perairan sempit antara Iran dan Oman itu secara efektif ditutup oleh Teheran. Penutupan tersebut merupakan respons terhadap agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Baca Juga:
5 Isu yang Dibahas Trump dan Xi Jinping dalam Pertemuan di Beijing: Selat Hormuz, Taiwan, hingga AI

Penutupan Selat Hormuz memutus sekitar seperlima pasokan minyak global, yang biasanya mengalir dari Teluk ke Asia Timur dan kawasan lain.

Kuwait, Irak, Qatar, dan Bahrain hampir sepenuhnya bergantung pada selat tersebut untuk pengiriman.

Harga energi telah melonjak karena gangguan pasokan, mendorong pemerintah di banyak negara untuk melakukan penjatahan bahan bakar, serta meningkatkan kekhawatiran akan penurunan ekonomi karena inflasi melonjak. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dongeng Anak tentang Kejujuran: Kiko si Kelinci Belajar Meminta Maaf
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Moto2 Catalunya 2026: Mario Aji Absen Karena Cedera, Ungkap Curahan Hati
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Dari Lubang Buaya ke Jagat Maya: Rekam Jejak Pembungkaman Perempuan Aktivis
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (15/5), Dibanderol Rp2,82 Juta per Gram
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
[FULL] Analis Sepak Bola Bahas soal Pembebasan Jaminan Visa Bagi Suporter Tim Piala Dunia 2026
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.