JAKARTA, KOMPAS.TV - Jumlah korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), bertambah menjadi 19 orang.
Informasi tersebut disampaikan Wakil Kepala Polisi Daerah (Waka Polda) Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana dalam konferensi persnya pada Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, dalam kecelakaan tersebut, sebelumnya terdapat 16 kantong jenazah yang diterima pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk diidentifikasi.
Baca Juga: Kemenhub Ungkap Bus ALS Maut di Muratara Diduga Tak Berizin sejak 2020
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 16 kantong jenazah tersebut, ditemukan adanya 17 body part atau tubuh jenazah.
"Dari 16 kantong jenazah tersebut ternyata ditemukan 17 jenazah, di mana satu kantong jenazah terdapat dua body part yang berbeda," ucapnya dipantau dari Breaking News KompasTV.
Dengan demikian, dalam kecelakaan tersebut terdapat 17 korban yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Lebih lanjut, Rony mengatakan terdapat penambahan jumlah korban meninggal dunia dari yang sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurutnya, terdapat dua korban selamat yang kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Satu korban selamat atas nama Muhammad Tahrul asal Tegal meninggal dunia tidak lama setelah berada di rumah sakit. Satu korban selamat lainnya bernama Jumiatun mengembuskan napas terakhir pada hari ini, Jumat (15/5/2026).
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kecelakaan maut
- kecelakaan bus als
- korban meninggal dunia
- korban meninggal bertambah
- sumsel




