Viral Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan, Yayasan Bentuk Tim Investigasi

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

PAMULANG, DISWAY.ID-- Dugaan kasus "child grooming' terjadi lingkungan sekolah SMK Letris Indonesia, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kasus child grooming ini menjadi perbincangan setelah sejumlah siswa mengaku mengetahui adanya kedekatan khusus antara kepala sekolah dengan siswi di sekolah tersebut.

BACA JUGA:Pupuk Urea RI Masuk Australia, PM Anthony Albanese Telepon Presiden Prabowo Bilang Begini

Salah satu akun bahkan menyebut dalam caption unggahannya di media sosial X itu merupakan tindakan pedofil 

"TW: PEDOFIL. Temen2 boleh bantu ramein kepsek smk-ku dulu, ternyata pedo.. udh pnya istri & anak malah godain byk siswi bahkan ada yg sampai dipacarin," tulis caption akun X @lesdeaux, Kamis 14 Mei 2026.

"Dan sanksi yg diberikan ke kepsek hnya nonaktifkan jabatan sementara yg artinya kepsek pedo tsb masih ada dilingkup sekolah," tambahnya.

BACA JUGA:Indonesia Tuan Rumah Intercity Evergreen Veteran Basketball 2026, Digelar di DBL Academy Jakarta!

Sebagai informasi, Child grooming adalah tindakan manipulasi psikologis yang dilakukan oleh orang dewasa (predator) untuk membangun hubungan emosional dan kepercayaan dengan seorang anak atau remaja. 

Tujuannya adalah untuk mempermudah pelaku dalam melakukan eksploitasi, pelecehan seksual, atau tindakan kriminal lainnya di masa depan. 

Proses ini sering kali tidak terlihat sebagai ancaman karena dilakukan secara halus dan bertahap, bahkan bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. 

Kronologi dugaan child grooming di SMK Letris Pamulang

Diketahui, informasi mengenai dugaan tersebut jadi perbincangan di kalangan siswa usai kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang digelar pada 7 Mei 2026.

Sejumlah siswa kemudian mulai menyampaikan kesaksian dan membagikan dugaan bukti terkait hubungan tersebut melalui media sosial.

BACA JUGA:Dua Srikandi Indodana Finance Raih Penghargaan The Most Outstanding Women 2026

Menurut pengakuan sejumlah siswa, kepala sekolah disebut terlihat sering bersama korban selama kegiatan berlangsung.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Naikkan Pungutan Fuel Surcharge Maskapai, Harga Tiket Pesawat ke Bali Jadi Segini
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Menhan Pakistan Sebut Netanyahu "Monster" dan Aib Bagi Kemanusiaan
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Polemik Cerdas Cermat: Respons MPR RI, Peserta Lomba hingga SMAN 1 Pontianak
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Marak Kekerasan Fisik dan Asusila, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
• 6 jam laludisway.id
thumb
PSIM Kantongi Lisensi Super League Musim Depan, Siap Tatap Level Asia Secara Bertahap
• 12 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.