Grid.ID - Peternakan unta di Mojokerto kini viral dan menjadi perbincangan warganet. Terungkap sosok pemiliknya yang jual unta untuk kurban menjelang Idul Adha 2026.
Menjelang Idul Adha, warganet dihebohkan dengan sebuah peternakan unik yang ada di Mojokerto, Jawa Timur. Bukan hewan kurban yang serting ditemui di Indonesia, melainkan unta yang ada di peternakan tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, unta didatangkan langsung dari luar negeri untuk kebutuhan kurban hingga koleksi satwa. Peternakan itu bernama Berkah Wafa Farm.
Peternakan Berkah Wafa Farm berada di Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Lantas siapa pemilik peternakan yang saat ini tengah viral di media sosial itu?
Diketahui, pemilik peternakan unta itu adalah Faisal Effendi. Ia sengaja menghadirkan unta sebagai bagian dari pengembangan usaha peternakan yang berbeda dari biasanya.
Di atas lahan berukuran sekitar 10x10 meter, kandang dibuat agar menyerupai habitat asli unta. Kandang juga dibatasi pagar besi dan dipenuhi pasir sungai yang mudah menyerap panas matahari.
"Kita pakai pasir kali supaya panasnya mirip habitat asli mereka. Jadi unta lebih nyaman dan tidak mudah stres," ujar Hadi Subarno, perawat ternak Berkah Wafa Farm, dikutip dari Kompas.com.
Empat ekor unta yang dipelihara di peternakan tersebut didatangkan langsung dari Arab Saudi dan Australia beberapa bulan lalu. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara dengan pengawasan khusus karena unta termasuk satwa yang memerlukan dokumen kesehatan dan izin resmi.
"Di telinganya ada barcode identitas dan data kesehatannya. Pengirimannya pakai pesawat lalu dibawa ke sini menggunakan truk besar," ujar Hadi.
Meskipun sudah banyak diminati, namun unta di peternakan itu belum bisa dijual untuk keperluan kurban tahun ini. Alasannya karena usia unta belum memenuhi syarat syariat Islam.
Unta harus minimal berusia lima tahun agar sah dijadikan hewan kurban. Sementara saat ini unta yang ada baru berumur sekitar empat tahun.
"Kalau untuk kurban masih harus tunggu setahun lagi. Harga satu ekor unta sekitar Rp 250 juta," ungkapnya.
Jadi Wisata Gratis Warga Sekitar
Peternakan unta di Mojokerto kini viral dan menjadi perbincangan warganet. Terungkap sosok pemiliknya adaah Faisal Effendi. Namun untuk keperluan Idul Adha 2026, unta miliknya belum bisa dijual karena usia hewan yang belum mencukupi.
Faisal pun tak menyangka jika peternakannya menjadi viral dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Saat ini, pengunjung dapat melihat unta secara langsung tanpa dipungut biaya alias gratis.
Diketahui, pihak pengelola menerapkan jam kunjungan mulai pukul 11.00 WIB-12.00 WIB dan 15.30 WIB-17.00 WIB. Pembagian jadwal bertujuan untuk mencegah hewan ternak stres.
"Orang bisa datang ke sini melihat unta secara langsung, seratus persen tidak dikenakan biaya," ujar Faisal, dikutip dari Surya Malang.
"Meskipun kita bukan wisata, kita senang tempat ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin tahu unta atau belajar ternak," tambahnya. (*)
Artikel Asli



